Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Sakit Menahun, Guru PPPK Asal Ponorogo Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pacitan

Nur Cahyono • Senin, 13 April 2026 | 17:31 WIB
Petugas melakukan olah TKP kasus guru PPPK yang ditemukan meninggal gantung diri di Tegalombo Pacitan. FOTO: POLSEK TEGALOMBO
Petugas melakukan olah TKP kasus guru PPPK yang ditemukan meninggal gantung diri di Tegalombo Pacitan. FOTO: POLSEK TEGALOMBO

PACITAN – Seorang guru PPPK ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di Dusun Dagen, Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo, Minggu (12/4) dini hari.

Yang bersangkutan diketahui bernama Lestariani Nawangsari (44), warga Desa Mrayan, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo.

Jasadnya ditemukan sekitar pukul 04.30 WIB dalam kondisi tergantung di pohon talok yang berada di samping rumah.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh saksi Waiman, kakek Lestariani, sepulang dari salat subuh.

“Sepulang dari musala, saksi mendapati yang bersangkutan sudah dalam kondisi tergantung di pohon talok,” ujar Kapolsek Tegalombo AKP Rusminto.

Saksi kemudian memberitahu keluarga dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Petugas bersama tim medis yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh Lestariani. 

Ditemukan bekas jeratan di leher yang menguatkan dugaan Lestariani meninggal karena gantung diri.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya bekas jeratan di leher dan tidak ditemukan tanda penganiayaan. Yang bersangkutan diduga meninggal karena gantung diri,” jelasnya.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa selendang batik sepanjang 2,5 meter yang diduga digunakan Lestariani.

Berdasarkan keterangan keluarga, Lestariani memiliki riwayat gangguan jiwa dan rutin menjalani pengobatan. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
#tewas gantung diri pacitan #Tegalombo Pacitan #polisi pacitan #guru pppk #kasus bunuh diri