PACITAN – Pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pacitan menghadapi kendala keterbatasan lahan.
Sedikitnya tujuh desa dilaporkan mengalami hambatan serupa akibat kondisi geografis wilayah yang didominasi perbukitan.
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengatakan, pemkab terus mencari solusi bersama pemerintah desa dan para pemangku kepentingan.
“Solusinya kami cari bersama pemerintah desa dan stakeholder,” ujarnya, Sabtu (18/4).
Menurut dia, sejumlah desa kesulitan menyediakan lahan yang cukup luas dan datar untuk pembangunan gerai koperasi.
Bahkan, di beberapa wilayah fasilitas dasar seperti balai desa dinilai belum memadai.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemkab mengkaji sejumlah opsi alternatif. Di antaranya memanfaatkan lahan desa tetangga, kerja sama antarwilayah, hingga skema sewa lahan.
“Karena di beberapa desa memang lahannya sangat terbatas,” jelasnya.
Selain itu, pemkab juga berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna membuka peluang kebijakan yang lebih fleksibel.
Termasuk kemungkinan penggunaan lahan dengan ukuran lebih kecil agar pembangunan tetap bisa dilaksanakan.
“Agar kewajiban desa tetap terpenuhi,” tegasnya.
Meski menghadapi kendala, pembangunan KDKMP di Pacitan tetap berjalan.
Saat ini, sebanyak 37 desa telah merampungkan pembangunan gerai koperasi dari total 172 desa dan kelurahan.
Pemkab berharap program tersebut tetap berjalan optimal sebagai upaya memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto