Jawa Pos Radar Pacitan – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pacitan melibatkan unsur TNI.
Peran babinsa terlihat mulai dari pencarian lahan hingga pengawasan pembangunan di lapangan.
Pasiter Kodim 0801/Pacitan Toni Iswanto menegaskan, keterlibatan babinsa sebatas pendampingan.
“Babinsa bersama kepala desa mencari lahan. Tapi yang menentukan tetap pemerintah desa melalui musyawarah,” ujarnya, Minggu (26/4).
Selain itu, babinsa juga dilibatkan dalam pengawasan proses pembangunan. Jika ditemukan kekurangan, laporan akan disampaikan untuk segera ditindaklanjuti.
“Agar segera dilakukan perbaikan sesuai spesifikasi dari pusat,” jelasnya.
Toni menyebut, fungsi pengawasan tetap berjalan meski tidak semua babinsa memiliki latar belakang teknis konstruksi.
Pengawasan dilakukan berdasarkan petunjuk program serta pengalaman di lapangan.
“Kalau ada kekurangan, pasti disampaikan supaya bisa diperbaiki sesuai spek,” imbuhnya.
Terkait potensi konflik lahan, dia memastikan kondisi di Pacitan masih kondusif. Penentuan lokasi KDKMP diatur agar tidak saling berdekatan antar desa.
“Lokasi menyebar, jadi penerima manfaatnya jelas masing-masing desa,” tandasnya. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto