Jawa Pos Radar Pacitan – Sirene meraung panjang selama lima menit di sejumlah titik, kemarin (26/4). Suaranya menggema, namun warga tetap tenang.
Bukan tanda bencana. Bunyi tersebut merupakan uji coba sistem peringatan dini tsunami.
Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Erwin Andriatmoko mengatakan, kegiatan itu untuk memastikan kesiapan seluruh perangkat.
“Uji coba sistem peringatan dini tsunami,” ujarnya.
Sirene diaktifkan pukul 10.00 dari tiga lokasi. Yakni Lingkungan Ngampel, Kelurahan Ploso; kawasan Wisma Atlet Teleng, Kelurahan Sidoharjo; serta SDN Kembang di Dusun Krajan, Desa Kembang.
Sebelum sirene dibunyikan, petugas lebih dulu memberikan imbauan melalui pengeras suara. Langkah itu dilakukan agar masyarakat tidak panik.
“Warga sudah diberi pemberitahuan sebelumnya,” jelasnya. (sae/cor)
Editor : Hengky Ristanto