Jawa Pos Radar Pacitan – Aktivitas gempa bumi di Pacitan tergolong tinggi dalam tiga tahun terakhir.
Ribuan kejadian tercatat, meski tidak semuanya dirasakan masyarakat.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan Yagus Triarso mengatakan, sepanjang 2024 tercatat 1.247 kejadian gempa. Angka tersebut meningkat menjadi 1.284 kejadian pada 2025.
Sementara pada 2026 hingga April, sudah terjadi 570 kejadian gempa.
“Namun, tidak semua kejadian dirasakan warga,” ujarnya, kemarin (29/4).
Dari total tersebut, hanya sebagian kecil yang berdampak langsung. Pada 2024, sebanyak 11 gempa dirasakan warga.
Tahun berikutnya 10 kejadian, dan pada 2026 hingga April sebanyak 6 kejadian.
Gempa terbaru berkekuatan magnitudo 3,3 terjadi Selasa (28/4) pukul 10.29 WIB.
Titik gempa berada di koordinat 10,49 lintang selatan dan 110,45 bujur timur, sekitar 267 kilometer di selatan Pacitan dengan kedalaman 10 kilometer.
Yagus menyebut kondisi tersebut menunjukkan tingginya aktivitas kegempaan di wilayah selatan Jawa, termasuk Pacitan.
“Potensi bencana di Pacitan cukup kompleks, termasuk aktivitas gempa yang tinggi,” jelasnya. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto