Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Nekat Curi Porang, Dua Remaja di Kebonagung Pacitan Dicukur Gundul

Nur Cahyono • Jumat, 8 Mei 2026 | 02:20 WIB
Dua remaja pelaku pencurian porang di Desa Ketro, Kebonagung, Pacitan, dicukur gundul warga sebagai bentuk efek jera. FOTO: ISTIMEWA
Dua remaja pelaku pencurian porang di Desa Ketro, Kebonagung, Pacitan, dicukur gundul warga sebagai bentuk efek jera. FOTO: ISTIMEWA

Jawa Pos Radar Pacitan – Dua remaja berinisial F dan R harus menanggung malu setelah nekat mencuri porang di Dusun Krajan, Desa Ketro, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Rabu (6/5) malam.

Keduanya digunduli warga sebagai bentuk efek jera.

Beruntung, aksi keduanya tidak berujung amuk massa.

Warga memilih menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan tanpa kekerasan fisik.

Kasus itu terungkap setelah pemilik lahan, Suyanto, merasa curiga karena tanaman porang miliknya sebelumnya sempat hilang.

Bersama dua warga lain, dia kemudian mengecek kebun seusai salat magrib.

Salah seorang warga, Aris Hermawan, mengatakan sebelum kejadian sempat terlihat anak-anak mencurigakan di sekitar lokasi.

“Naik motor knalpot brong, dimatikan saat dekat musala,” katanya.

Saat menuju kebun, warga menemukan dua sepeda motor terparkir tanpa pemilik. Tak lama kemudian, dua remaja keluar dari area kebun.

Awalnya, keduanya sempat mengelak saat ditanya warga. Namun setelah diinterogasi, F dan R akhirnya mengaku mengambil umbi porang dari lahan tersebut.

“Awalnya tidak mengaku. Tapi setelah terus ditanya akhirnya mengaku mengambil porang,” ungkap Aris.

Dari tangan pelaku, warga mengamankan sekitar dua kilogram porang hasil curian.

Keduanya juga mengaku pernah melakukan aksi serupa di lokasi yang sama sebelumnya.

Warga kemudian membawa kedua remaja itu ke rumah warga untuk dimintai keterangan dengan menghadirkan tokoh masyarakat serta ketua RT setempat.

Meski sempat diamankan, warga memastikan tidak ada aksi main hakim sendiri.

“Tidak ada pemukulan. Hanya dicukur gundul sebagai efek jera dan orang tua mereka dipanggil,” katanya.

Diketahui, kedua remaja tersebut telah putus sekolah dan berasal dari Kecamatan Tulakan serta Kebonagung.

Kasus itu akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan setelah keluarga pelaku dan korban sepakat tidak membawa perkara ke jalur hukum. (hyo/den)

Editor : Hengky Ristanto
#pencurian porang #porang Pacitan #remaja pencuri #pacitan #Kebonagung