Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Polemik Lahan Goa Gong Pacitan Tak Pengaruhi Jumlah Wisatawan

Nur Cahyono • Jumat, 8 Mei 2026 | 10:10 WIB
Kondisi wisata Goa Gong di Desa Bomo, Punung, Pacitan, tetap ramai dikunjungi meski tengah terjadi polemik kepemilikan lahan. NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN
Kondisi wisata Goa Gong di Desa Bomo, Punung, Pacitan, tetap ramai dikunjungi meski tengah terjadi polemik kepemilikan lahan. NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN

Jawa Pos Radar Pacitan – Polemik kepemilikan lahan di kawasan Goa Gong disebut belum berdampak terhadap jumlah kunjungan wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Pacitan, Munirul Ichwan, mengatakan tren kunjungan wisata ke Goa Gong hingga kini masih relatif normal.

“Tidak ada penurunan signifikan,” ujarnya, kemarin (7/5).

Menurut Munirul, rata-rata kunjungan wisatawan pada hari biasa berkisar 50–100 orang per hari. Sedangkan saat akhir pekan mencapai 300–500 pengunjung.

“Kalau libur panjang bisa sampai 500 orang,” ungkapnya.

Diketahui, polemik lahan di destinasi wisata yang berada di Desa Bomo, Kecamatan Punung, itu saat ini masih ditangani sejumlah pihak terkait.

Sebelumnya, Badan Pertanahan Nasional Pacitan turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengukuran area yang dipersoalkan.

Aparat kepolisian juga melakukan penyelidikan awal terkait aduan warga.

“Karena ini sudah masuk ranah kepolisian, nanti kita lihat perkembangannya. Beberapa mediasi juga sudah dilakukan,” kata Munirul.

Saat ditanya terkait kemungkinan kompensasi kepada pihak yang mengklaim kepemilikan lahan, Munirul mengaku belum dapat memastikan.

Menurut dia, keputusan akan bergantung pada hasil proses hukum dan mediasi yang masih berjalan.

“Tergantung nanti hasilnya,” tandasnya. (hyo/den)

Editor : Hengky Ristanto
#goa gong pacitan #polemik lahan Goa Gong #Goa Gong Punung #Disbudparpora Pacitan #wisata pacitan