Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kasus Penyiraman Air Keras di Pacitan Terungkap, Ayah-Anak Jadi Pelaku

Nur Cahyono • Selasa, 19 Mei 2026 | 17:19 WIB
Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar menunjukkan barang bukti kasus penyiraman cairan keras di Kecamatan Ngadirojo. NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN
Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar menunjukkan barang bukti kasus penyiraman cairan keras di Kecamatan Ngadirojo. NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN

Jawa Pos Radar Pacitan – Misteri penyiraman cairan keras yang terjadi di wilayah Kecamatan Ngadirojo akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian.

Dua pelaku yang ternyata masih memiliki hubungan ayah dan anak kini telah diamankan Polres Pacitan.

Mereka adalah Sayitno, 68, dan Ridho Candra Gusti, 26, warga Dusun Kangkung, Desa Hadiwarno, Kecamatan Ngadirojo.

Keduanya ditangkap setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan pascakejadian.

Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar mengatakan, aksi nekat tersebut dipicu persoalan pribadi.

Pelaku mengaku sakit hati karena korban diduga menjalin hubungan dengan istri salah satu pelaku.

“Pelaku melakukan penyiraman karena dendam. Korban diduga berselingkuh dengan istri pelaku dan sudah terjadi berkali-kali,” katanya, Selasa (19/5).

Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan cairan hidrogen peroksida yang biasa dipakai untuk menetralkan air tambak.

Cairan itu kemudian disiramkan ke tubuh korban hingga menyebabkan luka serius.

Korban mengalami luka pada bagian mata, telinga, dan dada akibat siraman cairan keras tersebut.

Setelah melakukan aksinya, kedua pelaku berusaha menghilangkan jejak.

Salah satunya dengan membuang jas hujan yang digunakan saat beraksi ke area persawahan.

Sebelumnya, korban diketahui bernama Eko Susanto, warga Dusun Plugon, Desa Pagerejo, Kecamatan Ngadirojo.

Korban menjadi sasaran penyiraman cairan keras pada Rabu pagi (13/5) sekitar pukul 05.00 WIB.

Saat kejadian, Eko sedang dalam perjalanan menuju Pasar Ngadirojo untuk mengambil tempe dagangan.

Namun ketika melintas di jalan pinggir sawah wilayah Desa Wiyoro, korban dipepet dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor.

Tak lama berselang, korban langsung disiram cairan keras sebelum pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian.

Polisi yang menerima laporan kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengungkap identitas para pelaku. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Penyiraman air keras Pacitan #pacitan #Polres Pacitan #kasus perselingkuhan #Ngadirojo Pacitan