Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Jembatan Plapar Longsor, Distribusi Barang ke Pacitan Tersendat

Nur Cahyono • Kamis, 21 Mei 2026 | 18:43 WIB
Kondisi Jembatan Plapar di Desa Caluk, Slahung, Ponorogo usai longsor. Kendaraan di atas 10 ton dilarang melintas. FOTO: SUGENG DWI N/JAWA POS RADAR PONOROGO
Kondisi Jembatan Plapar di Desa Caluk, Slahung, Ponorogo usai longsor. Kendaraan di atas 10 ton dilarang melintas. FOTO: SUGENG DWI N/JAWA POS RADAR PONOROGO

Jawa Pos Radar Madiun - Distribusi barang menuju Pacitan mulai tersendat.

Longsor di kawasan Jembatan Plapar, Desa Caluk, Kecamatan Slahung, Ponorogo membuat kendaraan bertonase besar tak bisa lagi melintas di jalur utama Ponorogo–Pacitan.

Meski akses jalan sudah kembali dibuka, kendaraan dengan muatan di atas 10 ton tetap dilarang melintas.

Pembatasan dilakukan karena konstruksi bagian bawah jembatan dinilai rawan setelah diterjang longsor.

Kasat Lantas Polres Pacitan AKP Moch. Angga Bagus Sasongko mengatakan kendaraan besar kini diarahkan memutar melalui jalur Ponorogo–Purwantoro–Wonogiri menuju Pacitan.

“Untuk kendaraan dengan muatan besar kami rekomendasikan melalui jalur alternatif karena kondisi jembatan di bawah badan jalan terdampak longsor,” ujarnya, Kamis (21/5).

Menurut dia, jalur yang sebelumnya tertutup total mulai dibuka kembali sejak Rabu (20/5) pukul 08.00 WIB.

Saat ini kendaraan roda dua maupun roda empat sudah bisa melintas secara terbatas.

Namun, berdasarkan rekomendasi PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur di Ponorogo, diberlakukan pembatasan tonase maksimal 10 ton demi keselamatan pengguna jalan.

Kondisi bagian bawah jembatan disebut tergerus material longsor sehingga dikhawatirkan tidak mampu menahan beban kendaraan berat.

Petugas kini disiagakan di lokasi untuk melakukan penyaringan kendaraan yang melintas. Truk-truk besar langsung diminta memutar melalui jalur alternatif.

Akibat pembatasan tersebut, distribusi logistik menuju Pacitan diperkirakan mengalami keterlambatan.

Sejumlah sopir harus menempuh jalur lebih jauh melalui Wonogiri agar tetap bisa melanjutkan perjalanan.

“Yang boleh lewat berdasarkan pernyataan PU Bina Marga Ponorogo karena jembatan masuk wilayah Ponorogo,” tandasnya. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
#distribusi barang #jalur pacitan #longsor Plapar #pacitan #ponorogo