Jawa Pos Radar Pacitan – Jalur provinsi Pacitan–Ponorogo semakin rawan dilalui pada malam hari.
Selain dikenal rawan longsor dan tanah bergerak, ratusan lampu penerangan jalan umum (PJU) di ruas tersebut dilaporkan padam.
Akibatnya, sejumlah titik di jalur menuju Pacitan gelap gulita dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Data Pemkab Pacitan mencatat total aset PJU saat ini mencapai 2.698 titik lampu.
Namun, sebanyak 381 titik di antaranya dalam kondisi rusak atau tidak menyala.
Sedangkan sekitar 2.317 lampu lainnya masih berfungsi normal.
Minimnya penerangan selama ini kerap dikeluhkan warga maupun pengendara yang melintas di jalur Pacitan–Ponorogo, terutama saat malam hari.
Di sisi lain, Pemkab Pacitan disebut telah beberapa kali mengusulkan penambahan dan perbaikan PJU kepada Pemprov Jawa Timur.
Sedikitnya tiga surat permohonan telah dikirimkan kepada DPU Bina Marga dan Dishub Jatim.
Keluhan tersebut akhirnya mendapat respons langsung dari Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat berkunjung ke Pacitan pada Selasa (19/5) lalu.
“Oh nanti saya periksa ya, saya koordinasi. Ada surat katanya minta PJU di sini,” ujar Emil.
Dia menegaskan penanganan penerangan jalan di ruas Pacitan–Ponorogo menjadi kewenangan pemerintah provinsi karena status jalan tersebut merupakan jalan provinsi.
“Iya, dishub juga harus menindaklanjuti karena jalan provinsi,” tegasnya. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto