Enam Sapi Kurban di Pacitan Terjangkit Cacing Hati, Daging Tetap Aman Dikonsumsi

Nur Cahyono • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 20:00 WIB
Petugas veteriner memeriksa organ dalam hewan kurban untuk memastikan daging aman dikonsumsi masyarakat. NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN
Petugas veteriner memeriksa organ dalam hewan kurban untuk memastikan daging aman dikonsumsi masyarakat. NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN

Jawa Pos Radar Pacitan – Penyakit pada hewan kurban masih ditemukan selama proses penyembelihan Iduladha 1447 Hijriah di Pacitan.

Petugas veteriner menemukan enam ekor sapi kurban terjangkit cacing hati di sejumlah lokasi penyembelihan.

Temuan tersebut diketahui saat pemeriksaan organ dalam sapi usai disembelih pada Rabu (27/5).

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Pacitan Indrawati mengatakan, cacing hati atau Fasciola hepatica ditemukan pada bagian organ hati sapi kurban.

“Bagian hati yang ditemukan cacing dibuang karena tidak layak dikonsumsi,” ujarnya, Kamis (28/5).

Menurut Indrawati, kondisi hati sapi yang terinfeksi cukup beragam.

Bahkan beberapa di antaranya mengalami kerusakan cukup parah sehingga harus diamankan agar tidak sampai dibagikan kepada masyarakat.

Temuan tersebut tersebar di empat wilayah berbeda. Yakni Kecamatan Bandar, Nawangan, Ngadirojo, dan Kelurahan Ploso.

Meski demikian, DKPP memastikan daging sapi dari hewan kurban tersebut tetap aman dikonsumsi karena infeksi hanya ditemukan pada organ hati.

“Untuk dagingnya sehat dan aman dikonsumsi,” katanya.

Saat ini petugas DKPP masih terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan di lapangan lantaran proses penyembelihan hewan kurban di sejumlah wilayah masih berlangsung hingga hari tasyrik.

“Data masih sementara karena petugas masih melakukan pemantauan,” tandasnya. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
pacitan DKPP Pacitan iduladha hewan kurban cacing hati