Jawa Pos Radar Madiun – Transformasi layanan perbankan digital terus menunjukkan perkembangan positif. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office Pacitan mencatat jumlah pengguna aplikasi super apps BRImo di wilayah kerjanya mencapai 48.035 pengguna hingga Mei 2026.
Peningkatan tersebut sejalan dengan semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transaksi digital yang praktis, cepat, dan aman.
BRImo kini menjadi salah satu pilihan utama nasabah untuk memenuhi berbagai kebutuhan transaksi keuangan tanpa harus datang ke kantor cabang.
Pemimpin BRI Branch Office Pacitan Setyo Eddy Moelyono mengatakan, BRImo merupakan bagian dari komitmen BRI dalam menghadirkan layanan perbankan yang mudah diakses seluruh lapisan masyarakat.
“BRImo merupakan wujud komitmen BRI dalam menghadirkan layanan perbankan digital yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Melalui BRImo, nasabah dapat memenuhi berbagai kebutuhan transaksi keuangan hanya melalui satu aplikasi,” ujarnya.
Baca Juga: Salut! Agen BRILink Permudah Akses Layanan Keuangan hingga Pelosok Pacitan
Melalui aplikasi tersebut, nasabah dapat melakukan beragam transaksi. Mulai transfer antar rekening dan antarbank, pembayaran berbagai tagihan, pembelian pulsa dan paket data, pembayaran menggunakan QRIS, top up dompet digital, hingga pembukaan rekening secara online.
Tak hanya itu, BRImo juga menyediakan berbagai layanan finansial lain seperti investasi dan fitur pendukung transaksi digital yang terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan nasabah.
Menurut Setyo, kemudahan layanan digital harus diimbangi dengan peningkatan literasi dan kesadaran masyarakat terkait keamanan transaksi.
Karena itu, BRI terus melakukan edukasi kepada nasabah agar lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan siber yang belakangan semakin marak.
“Kemudahan transaksi digital harus diimbangi dengan peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus kejahatan siber. Oleh karena itu, kami terus mengingatkan nasabah untuk menjaga kerahasiaan data perbankan dan hanya menggunakan saluran resmi BRI,” tambahnya.
Baca Juga: BRI Madiun Perkuat Ekosistem Transaksi Digital, Total 632 Merchant Gunakan EDC
BRI mengimbau masyarakat untuk tidak pernah memberikan data rahasia seperti username, password, PIN, maupun kode OTP kepada siapa pun. Termasuk kepada pihak yang mengatasnamakan BRI melalui telepon, pesan singkat, media sosial, maupun aplikasi percakapan.
Selain itu, masyarakat juga diminta tidak sembarangan mengakses tautan yang tidak jelas sumbernya atau mengunduh aplikasi dari luar kanal resmi.
“BRI tidak pernah meminta data rahasia perbankan nasabah melalui telepon, SMS, media sosial maupun aplikasi pesan. Jika menemukan hal mencurigakan, segera hubungi layanan resmi BRI,” tegasnya.
Pihaknya berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan digital secara bijak dan aman. Dengan demikian, berbagai kemudahan yang ditawarkan BRImo dapat dirasakan secara maksimal tanpa harus khawatir terhadap potensi penyalahgunaan data maupun tindak kejahatan digital.
“Kami mengajak masyarakat untuk semakin cerdas dalam memanfaatkan layanan digital. Dengan penggunaan BRImo yang bijak dan aman, masyarakat dapat menikmati kemudahan transaksi sekaligus terlindungi dari berbagai potensi kejahatan digital,” pungkasnya. (*)
Editor : Mizan Ahsani