Jawa Pos Radar Pacitan – Upaya Pemkab Pacitan menekan angka pengangguran membuahkan hasil.
Pemerintah pusat memberikan penghargaan kepada Kabupaten Pacitan sebagai daerah terbaik kedua dalam penurunan tingkat pengangguran pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali.
Atas capaian tersebut, Pacitan berhak menerima insentif senilai Rp 2 miliar.
Penghargaan diserahkan langsung kepada Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji dalam acara yang digelar di Yogyakarta Marriott Hotel, Kamis (4/6).
Dalam ajang tersebut, Pacitan menempati posisi kedua di bawah Kabupaten Kulon Progo.
Sementara peringkat ketiga diraih Kabupaten Jombang.
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji atau yang akrab disapa Mas Aji menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut berkontribusi dalam keberhasilan tersebut.
"Capaian ini tentu tidak lepas dari dukungan dan kerja keras bersama seluruh pihak," ujarnya.
Penghargaan itu menjadi pengakuan atas keberhasilan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program yang berorientasi pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesempatan kerja bagi masyarakat.
Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi turut mengapresiasi penghargaan yang diterima Pemkab Pacitan.
Menurut dia, prestasi tersebut menunjukkan program pembangunan daerah berjalan efektif dalam mengurangi angka pengangguran.
"Ini patut diapresiasi dan menjadi motivasi untuk terus berinovasi serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," katanya.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Pacitan mengalami penurunan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
Pada 2022, TPT tercatat sebesar 3,65 persen. Angka itu turun menjadi 1,83 persen pada 2023.
Tren penurunan berlanjut pada 2024 menjadi 1,56 persen, sebelum kembali turun hingga menyentuh 1,40 persen pada 2025.
Capaian tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi dan ketenagakerjaan di Kabupaten Pacitan. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto