Jawa Pos Radar Pacitan - Rumah yang ditinggal menghadiri hajatan berubah menjadi sasaran empuk pencuri.
Seorang warga Desa Kebonsari, Kecamatan Punung, kehilangan perhiasan emas puluhan gram dan uang tunai jutaan rupiah setelah rumahnya dibobol maling.
Aksi pencurian itu diduga berlangsung saat seluruh penghuni rumah tidak berada di lokasi.
Kapolsek Punung AKP Makmudi Kurnianto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di rumah Eko Setyorini, warga Dusun Ngasem, Desa Kebonsari, pada Jumat (5/6).
“Peristiwa terjadi saat rumah kosong,” ujarnya, Selasa (9/6).
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, korban meninggalkan rumah sekitar pukul 08.00 untuk membantu hajatan tetangganya.
Saat kembali sekitar pukul 16.00, korban mendapati kondisi rumah tidak seperti biasanya.
Pintu kamar utama ditemukan dalam keadaan terbuka dan sejumlah barang di dalam rumah sudah berantakan.
Korban kemudian memeriksa isi rumah dan menemukan lemari pakaian telah diacak-acak.
“Diduga pelaku masuk dengan cara mencongkel jendela dapur,” ungkap kapolsek.
Polisi menduga pelaku mengetahui rumah dalam keadaan kosong sehingga leluasa menjalankan aksinya tanpa diketahui warga sekitar.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban kehilangan sejumlah perhiasan emas berupa kalung, gelang, anting, dan cincin.
“Perhiasan emas yang hilang sekitar 50 gram, uang tunainya Rp 3,2 juta,” ujarnya.
Kerugian akibat pencurian tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah mengingat tingginya nilai emas saat ini.
Usai mengetahui kejadian tersebut, korban langsung melapor ke Polsek Punung.
Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah keterangan untuk mengungkap identitas pelaku.
Hingga kemarin, polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku pencurian.
“Saat ini masih penyelidikan,” pungkas Makmudi. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto