Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Nilai TKA Matematika Siswa Pacitan di Bawah Rata-Rata Jatim, Dindik Siapkan Evaluasi

Nur Cahyono • Jumat, 19 Juni 2026 | 03:40 WIB
Sejumlah siswa di Pacitan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 beberapa waktu lalu. NUR CAHYONO/RADAR PACITAN
Sejumlah siswa di Pacitan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 beberapa waktu lalu. NUR CAHYONO/RADAR PACITAN

Jawa Pos Radar Pacitan – Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 menjadi alarm bagi dunia pendidikan di Pacitan.

Rata-rata capaian siswa pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia masih berada di bawah rerata Provinsi Jawa Timur, baik pada jenjang SD maupun SMP.

Data Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan menunjukkan rata-rata nilai Matematika siswa SD hanya mencapai 45,97, sedangkan siswa SMP sebesar 41,05.

Angka tersebut masih tertinggal dibanding rata-rata Jawa Timur yang masing-masing berada pada angka 47,62 untuk SD dan 42,26 untuk SMP.

Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, capaian siswa Pacitan juga belum mampu melampaui rerata provinsi.

Nilai rata-rata siswa SD tercatat 63,20 dan SMP 64,23. Sementara rata-rata Jawa Timur mencapai 63,54 untuk SD dan 65,36 untuk SMP.

Meski demikian, capaian Pacitan masih berada di atas rata-rata nasional.

Untuk Bahasa Indonesia, rata-rata nasional tercatat 60,14 pada jenjang SD dan 60,83 pada SMP.

Sedangkan Matematika nasional berada pada angka 43,41 untuk SD dan 40,34 untuk SMP.

Kepala Dindik Pacitan Khemal Pandu Pratikna mengatakan hasil TKA tersebut akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan di daerah.

“Hasil TKA akan kami gunakan untuk bahan evaluasi bersama dengan seluruh pemangku kepentingan pendidikan terutama dengan orang tua,” ujarnya, kemarin (18/6).

Menurut Khemal, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan guru.

Peran keluarga juga dinilai penting dalam membangun kebiasaan belajar siswa di rumah.

Sementara itu, Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Dindik Pacitan Wahyono menegaskan evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi capaian akademik siswa.

Aspek yang akan dikaji meliputi kualitas pembelajaran, metode mengajar, kompetensi guru, hingga keterlibatan orang tua dan lingkungan sekitar dalam mendukung proses pendidikan.

“Harus kami evaluasi menyeluruh, serta koordinasi dengan berbagai pihak,” ungkap Wahyono. (hyo/den)

Editor : Hengky Ristanto
#nilai matematika #pacitan #spmb #tka #Dindik Pacitan