Jawa Pos Radar Pacitan – Manajemen beban yang terjadi di sejumlah wilayah memunculkan pertanyaan terkait kondisi pasokan energi pembangkit listrik.
Di tengah situasi tersebut, stok batu bara di PLTU Pacitan diketahui hanya cukup menopang operasional selama sekitar dua hari.
Meski demikian, PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Pacitan memastikan pasokan listrik tetap aman karena sejumlah langkah antisipasi telah dilakukan untuk menjaga keberlangsungan operasional pembangkit.
Asisten Manager SDM, Umum dan CSR PLN Nusantara Power UP Pacitan Risky Tri Listirta mengatakan kondisi pasokan batu bara nasional memang turut berdampak terhadap operasional sejumlah pembangkit, termasuk PLTU Pacitan.
’’Stok yang tersedia saat ini kurang lebih masih bertahan sekitar dua hari. Tetapi kami terus memaksimalkan pasokan batu bara agar operasional tetap berjalan,’’ ujarnya, Sabtu (20/6).
Untuk memperkuat cadangan bahan bakar, PLN Nusantara Power telah menyiapkan tambahan pasokan dalam jumlah besar.
Saat ini satu kapal batu bara sedang menunggu proses bongkar muat di dermaga PLTU Pacitan, sementara tiga kapal lainnya masih dalam perjalanan menuju lokasi.
’’Total pasokan yang akan masuk sekitar 70 ribu ton,’’ katanya.
Menurut Risky, tambahan pasokan tersebut diperkirakan mampu menjaga keberlangsungan operasional pembangkit sekaligus mendukung keandalan sistem kelistrikan Jawa-Bali yang terhubung melalui jaringan interkoneksi.
Karena itu, masyarakat diminta tidak perlu khawatir terhadap kemampuan PLTU Pacitan dalam memenuhi kebutuhan pasokan listrik.
PLTU Pacitan sendiri menggunakan batu bara kategori menengah hingga low rank yang hingga kini masih tersedia dari pemasok.
Selain memastikan pasokan bahan bakar, PLN juga menjaga kesiapan seluruh peralatan pembangkit agar tetap beroperasi optimal.
’’Kami memaksimalkan agar operasional tetap terjaga. Peralatan pembangkit juga standby dan kami usahakan tidak ada gangguan signifikan,’’ tegasnya.
Risky menambahkan, kondisi keterbatasan pasokan batu bara sebenarnya pernah terjadi saat pandemi Covid-19.
Namun saat itu PLTU Pacitan tetap mampu beroperasi dan menjaga produksi listrik tanpa gangguan berarti.
Berkaca dari pengalaman tersebut, pihaknya optimistis operasional pembangkit akan tetap berjalan sesuai kebutuhan sistem meskipun saat ini menghadapi tantangan pasokan bahan bakar.
’’Insya Allah tetap aman. Kami berupaya menjaga operasional PLTU tetap berjalan sesuai kebutuhan sistem,’’ tandasnya. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto