Jawa Pos Radar Pacitan – Ribuan lulusan SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mulai memasuki dunia kerja.
Untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) Pacitan kembali menggelar Pacitan Mini Job Fair 2026 Volume II.
Kegiatan tersebut digelar mulai hari ini (23/6) di Kantor Disdagnaker Pacitan dan terbuka untuk masyarakat umum. Job fair berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 15.00 WIB.
Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disdagnaker Pacitan Supriyono mengatakan, kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperluas akses kerja bagi masyarakat, khususnya lulusan baru yang baru menyelesaikan pendidikan.
"Ini kesempatan bagi pencari kerja, terutama lulusan baru yang ingin bekerja," ujarnya, kemarin (22/6).
Tingginya jumlah lulusan SMA dan SMK tahun ini diperkirakan membuat antusiasme peserta membludak.
Namun demikian, jumlah lowongan kerja yang tersedia masih terbatas.
Pada gelaran kali ini, hanya tersedia 334 formasi pekerjaan dari lima perusahaan yang ikut berpartisipasi.
PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) menjadi perusahaan dengan kebutuhan tenaga kerja cukup besar, yakni 80 lowongan.
Kemudian PT Indomarco Prismatama membuka 50 posisi kerja. Sementara PT Bumi Mas Antar Nusa (P3MI) menyediakan 100 lowongan untuk penempatan kerja di luar negeri.
Selain itu, Parai Resort Telengria membuka empat posisi kerja dan PT Sari Warna Asli Garmen menyediakan 100 lowongan kerja.
Menariknya, peserta tidak hanya memperoleh informasi lowongan, tetapi juga dapat langsung mengikuti proses seleksi awal melalui mekanisme walk in interview di lokasi kegiatan.
"Konsepnya walk in interview di tempat job fair," jelas Supriyono.
Untuk mengikuti rekrutmen, peserta diwajibkan membawa berkas lamaran lengkap serta curriculum vitae (CV).
Selain itu, pencari kerja juga harus memiliki akun pada platform SIAPkerja milik Kementerian Ketenagakerjaan melalui laman siapkerja.kemnaker.go.id.
Menurut Supriyono, model rekrutmen langsung seperti ini memberi peluang lebih besar bagi pencari kerja untuk bertemu perusahaan secara langsung dan mempercepat proses seleksi.
Disdagnaker berharap kegiatan tersebut dapat membantu mengurangi angka pengangguran sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi lulusan baru di Pacitan.
"Kami berharap job fair ini bisa membantu menekan angka pengangguran, khususnya lulusan baru di Pacitan," tandasnya. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto