Jawa Pos Radar Pacitan – Kabar baik bagi pengguna jalan di Kecamatan Arjosari.
Ruas Jalan Mentoro-Arjosari yang selama ini dikeluhkan karena rusak parah dipastikan mendapat penanganan tahun ini.
Pemkab Pacitan menjadwalkan pekerjaan fisik dimulai pada Juli 2026 setelah proses administrasi dan penandatanganan surat perintah kerja (SPK) rampung pada akhir Juni.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pacitan Suparlan mengatakan perbaikan akan dilakukan menggunakan metode overlay aspal hotmix.
“Kalau tidak salah, 150 hari kerja,” ujarnya, Rabu (24/6).
Menurut Suparlan, proyek tersebut mencakup penanganan jalan sepanjang sekitar 4,4 kilometer dengan lebar empat meter.
Anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp 10 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Yang existing itu kami overlay, hotmix,” ungkapnya.
Kondisi ruas Jalan Mentoro-Arjosari saat ini memang cukup memprihatinkan.
Aspal banyak mengelupas, permukaan jalan bergelombang, serta terdapat lubang di sejumlah titik yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Kerusakan jalan tersebut disebut dipicu tingginya lalu lintas kendaraan berat yang melintas setiap hari.
Awalnya, perbaikan ruas jalan tersebut diusulkan melalui program Instruksi Presiden (Inpres).
Namun usulan tersebut tidak masuk dalam daftar yang diakomodasi pemerintah pusat sehingga akhirnya dibiayai melalui DAK.
Pemkab berharap proyek tersebut mampu menjawab keluhan masyarakat yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan rusak dan meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.
“Diharapkan keluhan masyarakat soal jalan rusak bisa teratasi,” pungkas Suparlan. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto