Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Serapan Produk Lokal MBG Pacitan Dipertanyakan, BGN Akui Data Belum Valid

Nur Cahyono • Senin, 29 Juni 2026 | 09:30 WIB
PROGRAM MBG: Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pacitan telah didukung 48 SPPG. DOK RADAR MADIUN
PROGRAM MBG: Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pacitan telah didukung 48 SPPG. DOK RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Pacitan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pacitan telah berjalan melalui 48 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Namun, manfaat ekonominya bagi petani, peternak, dan pelaku UMKM lokal masih menjadi sorotan karena serapan produk daerah dinilai belum optimal.

Persoalan tersebut mencuat dalam dialog antara Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pacitan dengan Badan Gizi Nasional (BGN) di Pendapa Kabupaten Pacitan, Selasa (23/6).

Mahasiswa mempertanyakan sejauh mana program MBG mampu menyerap hasil pertanian, peternakan, maupun produk UMKM lokal.

Koordinator Wilayah SPPG BGN Pacitan, Listiana Asworo, mengakui hingga kini pihaknya belum memiliki data valid mengenai tingkat penggunaan produk lokal dalam pelaksanaan program MBG.

"Kami belum mendapatkan data yang valid," ujarnya, Senin (29/6).

Menurut perempuan yang akrab disapa Woro tersebut, sebagian bahan baku masih dipasok dari luar daerah karena ketersediaan komoditas di Pacitan belum mampu memenuhi kebutuhan seluruh dapur MBG.

"Pacitan saat ini belum sepenuhnya mencukupi. Misalnya beberapa jenis sayuran masih belum ada," katanya.

Dia menjelaskan, pengadaan bahan baku dilakukan melalui pemasok yang telah bekerja sama dengan yayasan pelaksana program.

Dengan mekanisme tersebut, SPPG tidak melakukan pembelian bahan pangan secara langsung.

"Yang belanja itu dari yayasan," jelasnya. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
#pacitan #SPPG #produk lokal #Mbg #BGN