Jawa Pos Radar Madiun- Cabdindik Jatim Wilayah Pacitan memperkuat pendidikan karakter melalui model Tri Sinergi Aksi-Triad.
Inovasi tersebut mengintegrasikan tiga pilar utama, yakni ketarunaan, iman dan takwa (IMTAQ).
Serta prestasi dalam satu ekosistem pembinaan siswa SMA, SMK, dan SLB. Kepala Cabdindik Jatim Wilayah Pacitan Sasmito Pribadi mengatakan,
program tersebut lahir untuk menyeimbangkan pembentukan karakter, spiritualitas, dan kompetensi akademik di tengah tantangan era digital.
’’Melalui Model Aksi-Triad, ketiganya kami integrasikan agar berjalan seimbang,’’ ujarnya.
Baca Juga: Gagas Sinkronisasi Edukasi-Budaya, Dikbud Ngawi Sulap Rumah Kepatihan Jadi Panggung Kreasi Siswa
Pilar ketarunaan diterapkan melalui pembiasaan disiplin, manajemen waktu, kepemimpinan,
dan pembentukan karakter dengan dukungan tiga matra TNI yang ada di Pacitan.
Sementara pilar IMTAQ diwujudkan lewat ibadah terjadwal dan literasi kitab suci sebelum kegiatan belajar mengajar.
Adapun pilar prestasi difokuskan pada peningkatan capaian akademik dan vokasi.
Siswa SMA diarahkan menembus perguruan tinggi negeri maupun sekolah kedinasan,
sedangkan siswa SMK dipersiapkan memasuki dunia industri melalui program link and match.
Atas inovasi tersebut, Cabdindik Provinsi Jawa Timur Wilayah Pacitan menerima penghargaan Special Achievement pada Radar Madiun Education Awards 2026.
’’Target kami mencetak lulusan yang unggul secara akademik, berkarakter kuat, dan siap menghadapi tantangan masa depan,’’ pungkas Sasmito. (uci/ser/naz)
Editor : Tim Content Writer Radar Madiun