Jawa Pos Radar Madiun – Sebuah toko milik Yayuk Purwaningsih di Dusun Bari, Desa Tegalombo, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, hangus dilalap api pada Selasa (30/6) malam.
Kebakaran diduga dipicu obat nyamuk bakar yang lupa dimatikan.
Akibat peristiwa tersebut, bangunan toko semi permanen beserta sejumlah barang dagangan ludes terbakar.
Kerugian material diperkirakan mencapai Rp20 juta.
Kapolsek Tegalombo AKP Rusminto mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.
Kobaran api pertama kali diketahui oleh pemilik toko saat api mulai membesar dari dalam bangunan.
"Korban melihat api berasal dari dalam toko, kemudian meminta bantuan warga untuk memadamkan kebakaran," ujarnya.
Mendengar teriakan korban, warga bersama keluarga segera berdatangan dan bergotong royong memadamkan api.
Upaya tersebut berhasil mencegah kobaran api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga bermula dari obat nyamuk bakar yang dinyalakan anak korban, Berliana Devitasari, sekitar pukul 16.00 WIB.
Setelah menyalakan obat nyamuk, toko kemudian ditutup dan ditinggalkan pulang ke rumah yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi.
"Diduga kebakaran terjadi akibat kelalaian saat menyalakan obat nyamuk bakar," imbuh Rusminto.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Namun, bangunan toko beserta barang dagangan yang berada di dalamnya tidak dapat diselamatkan dan hangus terbakar. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto