Jawa Pos Radar Pacitan – Sebanyak 720 pecatur dari berbagai kabupaten dan kota di Jatim memadati Pendapa Kabupaten Pacitan,
Kamis (9/7), mereka berlaga dalam Kejurprov Catur Jatim 2026 yang menjadi ajang pembinaan sekaligus seleksi atlet menuju Porprov Jatim 2027.
Ketua Percasi Pacitan Bagus Surya Pratikna mengatakan, penyelenggaraan Kejurprov tahun ini memiliki makna tersendiri.
Setelah satu dekade, Pacitan kembali dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan tingkat provinsi tersebut.
"Setelah 10 tahun, Pacitan kembali dipercaya menjadi tuan rumah Kejurprov. Ini menjadi kebanggaan sekaligus momentum pembinaan atlet catur di daerah," ujarnya.
Sebagai tuan rumah, Pacitan menurunkan 56 atlet yang terdiri atas 46 pecatur junior kelompok usia 15–19 tahun dan 10 atlet senior.
Di antara ratusan peserta, perhatian tertuju kepada Prabaskara, pecatur asal Pacitan berusia lima tahun yang menjadi peserta termuda pada Kejurprov tahun ini.
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji berharap kejuaraan tersebut mampu melahirkan atlet-atlet catur berprestasi yang dapat mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat nasional hingga internasional.
"Semoga dari kejuaraan ini lahir pecatur-pecatur terbaik yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Pembinaan Prestasi dan Perwasitan Pengprov Percasi Jatim Yusuf Santriono menilai Pacitan layak menjadi tuan rumah.
Menurutnya, kesiapan venue, fasilitas pendukung, area parkir, hingga aspek keamanan telah memenuhi standar penyelenggaraan.
"Pelaksanaan di Pacitan sangat memenuhi syarat. Kami berharap kejuaraan berjalan lancar hingga selesai dan Jawa Timur tetap menjadi barometer pembinaan catur nasional," tandasnya. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto