Jawa Pos Radar Pacitan – Musibah terjadi di kawasan Pelabuhan Perikanan Tamperan, Kabupaten Pacitan, Selasa malam (14/7).
Seorang anak buah kapal (ABK) KM Orvia-09, Sulkifli, 34, meninggal dunia setelah tercebur ke laut saat hendak berpindah dari perahu sekoci ke dermaga.
Korban merupakan warga Dusun Seree, Desa Palai, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.
Nelayan tersebut diduga tenggelam karena tidak mampu berenang setelah terjatuh ke laut.
Kapolsek Pacitan Iptu Yuyun Krisdiantoro mengatakan, peristiwa bermula ketika korban selesai beraktivitas di atas KM Orvia-09 dan hendak naik ke dermaga menggunakan perahu sekoci.
"Korban diketahui tidak bisa berenang," ujar Yuyun, Rabu (15/7).
Laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 23.00 WIB.
Tim gabungan yang terdiri atas kepolisian, nelayan, dan potensi SAR langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi korban diduga tenggelam.
Namun, proses pencarian sempat mengalami kendala akibat minimnya penerangan pada malam hari serta keterbatasan peralatan pencarian.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada Rabu pagi. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan sekitar Pelabuhan Perikanan Tamperan.
Setelah ditemukan, jenazah Sulkifli dievakuasi menuju RSUD dr. Darsono Pacitan untuk menjalani pemeriksaan visum.
"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," pungkas Yuyun. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto