Jawa Pos Radar Madiun – Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk petani Pacitan nganggur.
Sebanyak 104 unit alsintan itu sementara terparkir di halaman kantor DKPP dan belum dapat terdistribusikan lantaran terbentur proses administrasi.
Kepala DKPP Pacitan Sugeng Santoso mengatakan, alsintan yang masih tertahan terdiri atas 90 unit pompa air, 11 traktor roda empat, dan tiga traktor roda dua. Seluruh unit sebenarnya sudah tiba di Pacitan.
Namun, penyalurannya belum bisa dilakukan karena dokumen dari Kementan belum rampung.
’’Dokumen dari Kementan masih dalam proses pengusulan SK PPK Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian,’’ ujarnya, Selasa (21/7).
Sugeng menegaskan, pihaknya tidak berani menyerahkan bantuan sebelum dokumen administrasi dinyatakan lengkap.
Karena itu, ratusan alsintan tersebut masih disimpan di kantor dinas sambil menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.
Meski begitu, penyaluran bantuan yang telah memenuhi persyaratan administrasi tetap berjalan.
Hingga kini, sebanyak 127 unit alsintan telah diserahkan kepada kelompok tani di 12 kecamatan.
Menurut Sugeng, pihaknya berharap proses administrasi segera tuntas mengingat sebagian bantuan, terutama pompa air, dibutuhkan petani untuk menghadapi musim kemarau yang mulai berdampak pada lahan pertanian di Pacitan.
’’Semoga prosesnya segera selesai sehingga bantuan bisa segera dimanfaatkan petani,’’ pungkasnya. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto