Jawa Pos Radar Madiun – Kesiapan peralatan BPBD Pacitan menghadapi potensi bencana masih menjadi perhatian.
Sejumlah armada dilaporkan mengalami kerusakan sehingga belum dapat beroperasi secara maksimal, termasuk dua mobil tangki air dan dua unit jetski.
Dari total empat mobil tangki air yang dimiliki BPBD Pacitan, dua unit sempat mengalami kerusakan.
Sementara itu, dua unit jetski juga tidak dapat digunakan karena terlalu lama tidak dioperasikan.
Kondisi tersebut mendapat perhatian Deputi Logistik dan Peralatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Andi Eviana saat meninjau kesiapan sarana dan prasarana kebencanaan di Kabupaten Pacitan.
Menurut Andi, kesiapan peralatan menjadi faktor penting mengingat Pacitan termasuk daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi di Jawa Timur.
"Seluruh peralatan harus dirawat dengan baik dan selalu siap digunakan sesuai jenis bencana yang terjadi," ujarnya, Jumat (24/7).
Selain memastikan kondisi peralatan, BNPB juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya para operator peralatan kebencanaan.
"Operator harus benar-benar terlatih sehingga tidak ada keraguan saat melakukan penanggulangan bencana," katanya.
Andi menambahkan, penanganan bencana membutuhkan kolaborasi antardaerah.
Karena itu, pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Timur diharapkan terus memperkuat koordinasi agar dukungan personel, logistik, maupun peralatan dapat segera diberikan ketika terjadi bencana berskala besar.
"Bencana tidak mengenal batas wilayah. Karena itu kabupaten dan kota harus saling membantu ketika ada daerah yang membutuhkan," pungkasnya. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto