Capaian CKG Pacitan Baru 22 Persen, Dinkes Perluas Layanan ke Sekolah

Suci Oktavia • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 23:15 WIB
LAYANAN KESEHATAN: Dinas Kesehatan Pacitan meluncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah sekaligus mematangkan persiapan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).
LAYANAN KESEHATAN: Dinas Kesehatan Pacitan meluncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah sekaligus mematangkan persiapan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Pacitan terus menggenjot capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang hingga pertengahan tahun 2026 baru mencapai 22 persen dari target 46 persen pada akhir tahun.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperluas pelaksanaan CKG ke lingkungan sekolah.

Upaya percepatan tersebut dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan melalui rapat koordinasi yang melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, Klinik Polres, TNI, serta berbagai pemangku kepentingan.

Kegiatan itu dirangkaikan dengan peluncuran CKG di sekolah sekaligus persiapan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), Kamis (23/7).

Kepala Dinas Kesehatan Pacitan dr. Daru Mustikoaji mengatakan, pelaksanaan CKG di sekolah diharapkan dapat memperluas cakupan deteksi dini kondisi kesehatan sejak usia sekolah.

"Hingga pertengahan tahun, capaian CKG baru 22 persen. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, institusi pendidikan, dan seluruh stakeholder sangat diperlukan agar target (CKG) akhir tahun tercapai," ujarnya.

Menurut Daru, keberhasilan program tidak dapat dicapai hanya oleh Dinkes, tetapi membutuhkan dukungan aktif dari seluruh unsur pemerintah, fasilitas layanan kesehatan, dunia pendidikan, serta masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pacitan Heru Wiwoho menegaskan bahwa percepatan capaian CKG menjadi tanggung jawab bersama.

Ia meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pacitan menjadi contoh dalam memanfaatkan layanan tersebut.

"ASN harus bisa menjadi teladan dengan aktif mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis ini. Tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga mengajak keluarga dan lingkungan sekitar untuk memanfaatkan layanan ini," tandasnya. (suc/her)

Editor : Hengky Ristanto
dinkes pacitan bias cek kesehatan gratis