Jawa Pos Radar Madiun – Perut bumi di selatan Pacitan terus bergerak. Sedikitnya lima gempa tercatat sejak Minggu (9/8) pagi hingga siang dengan magnitudo berkisar 2,4 hingga 3,4.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan Yagus Triarso mengatakan, gempa pertama terjadi pukul 06.19 dengan magnitudo 3,1.
Episentrumnya berada sekitar 119 kilometer barat daya Pacitan dengan kedalaman lima kilometer.
Guncangan berikutnya tercatat pukul 09.53 dengan magnitudo 2,6. Pusat gempa berada sekitar 55 kilometer barat daya Pacitan pada kedalaman 88 kilometer.
Belum berhenti, gempa magnitudo 2,6 kembali tercatat pukul 11.13. Lokasinya berada sekitar 83 kilometer tenggara Pacitan dengan kedalaman 10 kilometer.
Selang kurang dari satu jam, gempa berikutnya terjadi pukul 11.59.
Kekuatannya magnitudo 2,4 dengan episentrum sekitar 56 kilometer selatan Pacitan dan kedalaman 92 kilometer.
Gempa terkuat sepanjang rangkaian tersebut tercatat pukul 13.38 dengan magnitudo 3,4.
Episentrumnya berada sekitar 276 kilometer selatan Pacitan dengan kedalaman 10 kilometer.
’’Informasi tersebut berdasarkan rilis BMKG,’’ kata Yagus.
Meski lima gempa terjadi dalam rentang waktu sekitar tujuh jam, BPBD Pacitan belum menerima laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa.
Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang sumbernya tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Menurut Yagus, rentetan gempa dengan magnitudo kecil tersebut tidak bisa serta-merta dianggap sebagai pertanda akan muncul gempa berkekuatan lebih besar.
Kendati demikian, aktivitas kegempaan menjadi pengingat agar kesiapsiagaan masyarakat tetap terjaga.
Terlebih, kawasan selatan Jawa memiliki aktivitas tektonik tinggi. Masyarakat diminta mengandalkan informasi dari lembaga resmi apabila terjadi gempa maupun beredar kabar terkait potensi bencana.
’’Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi,’’ imbaunya. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto