Jawa Pos Radar Madiun – Akses menuju Pantai Buyutan di Kecamatan Donorojo, Pacitan, mulai dibenahi.
Ruas Jalan Sukoharjo–Buyutan sepanjang 2,7 kilometer diperbaiki dengan anggaran sekitar Rp 3,1 miliar untuk mendukung konektivitas menuju destinasi wisata tersebut.
Penanganan jalan tidak sebatas pengaspalan. Pekerjaan juga mencakup pengerasan badan jalan, pembangunan talud penahan, hingga pengecoran bahu jalan.
Kabid Bina Marga DPUPR Pacitan Imam Syafid mengatakan, proyek sudah dikerjakan sejak 30 Juni 2026.
Sesuai jadwal, seluruh pekerjaan ditargetkan tuntas pada 27 Oktober mendatang.
’’Pekerjaan sudah dimulai sejak 30 Juni 2026 dan ditargetkan rampung 27 Oktober mendatang,’’ katanya, Senin (31/8).
Proyek perbaikan Jalan Sukoharjo–Buyutan tersebut dikerjakan CV Pusaka Putra dengan sumber anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK). Masa pelaksanaannya ditetapkan selama 120 hari kalender.
Hingga pekan kedelapan atau periode 24–30 Agustus, progres pekerjaan telah mencapai 23,65 persen. Capaian tersebut melampaui target yang dipatok 7,60 persen.
’’Terdapat deviasi positif sekitar 16,06 persen,’’ ungkap Syafid.
Lebar perkerasan jalan dipertahankan sekitar tiga meter dengan bahu jalan masing-masing selebar 0,5 meter.
Struktur perkerasan menggunakan lapis pondasi agregat kelas A (LPA) setebal 20 sentimeter dan lapisan Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) sesuai desain pekerjaan.
Syafid mengakui kemantapan jalan masih menjadi pekerjaan rumah Pemkab Pacitan.
Karena itu, peningkatan infrastruktur Pacitan terus dikebut, termasuk jalan yang menjadi akses menuju destinasi wisata.
Namun, penentuan akses wisata yang mendapat prioritas penanganan tidak dilakukan DPUPR Pacitan sendiri.
Pembangunan infrastruktur menyesuaikan arah pengembangan destinasi yang ditetapkan Disparbudpora Pacitan.
’’Mana objek yang akan dikembangkan atau menjadi destinasi wisata prioritas, kami mengikuti petunjuk dari disparbudpora,’’ pungkasnya. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto