Ditinggal Kerja Bakti, Api Bediang Bakar Kandang Sapi di Pacitan

Nur Cahyono • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 10:35 WIB
PADAMKAN API: Petugas Damkar Pacitan melakukan penanganan kebakaran kandang sapi di Dusun Sumber, Desa Ngadirejan, Kecamatan Pringkuku, Selasa (1/9) malam.
PADAMKAN API: Petugas Damkar Pacitan melakukan penanganan kebakaran kandang sapi di Dusun Sumber, Desa Ngadirejan, Kecamatan Pringkuku, Selasa (1/9) malam.

Jawa Pos Radar Madiun – Api bediang yang ditinggalkan tanpa pengawasan nyaris berujung petaka.

Kandang sapi milik Warsito di RT 01/RW 11 Dusun Sumber, Desa Ngadirejan, Kecamatan Pringkuku, terbakar Selasa (1/9) malam.

Beruntung, sapi yang berada di dalam kandang berhasil dikeluarkan warga sebelum kobaran api semakin membesar.

Kabid Damkar Satpol PP Pacitan Sugito mengatakan, kebakaran kandang sapi tersebut diduga bermula dari api bediang yang digunakan pemilik untuk menghangatkan ternaknya. Api ditinggalkan saat pemilik kandang pergi mengikuti kerja bakti.

’’Api kemudian membesar dan merembet ke tumpukan kayu bakar yang berada di dekat kandang sapi,’’ katanya.

Kobaran api dengan cepat membesar dan mengancam bangunan kandang serta material mudah terbakar di sekitarnya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya menyelamatkan ternak.

Tak lama berselang, petugas Damkar Pacitan tiba di lokasi dan melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.

’’Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut,’’ imbuh Sugito.

Sugito mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran seiring kondisi cuaca kering.

Api sekecil apa pun berpotensi membesar apabila berada di dekat material yang mudah terbakar.

’’Termasuk api bediang untuk menghangatkan ternak, jangan sampai ditinggalkan tanpa pengawasan. Api bisa dengan mudah merembet dan menyebabkan kebakaran,’’ pungkasnya. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
api bediang cuaca kering kebakaran kandang sapi damkar pacitan