2.500 ASN Pemkab Pacitan Jalani Cek Kesehatan Gratis, dari Gula Darah hingga Rekam Jantung

Nur Cahyono • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 23:50 WIB
DETEKSI DINI: ASN Pemkab Pacitan menjalani cek kesehatan gratis. Nur Cahyono/Jawa Pos Radar Pacitan
DETEKSI DINI: ASN Pemkab Pacitan menjalani cek kesehatan gratis. Nur Cahyono/Jawa Pos Radar Pacitan

Jawa Pos Radar Pacitan – Sekitar 2.500 ASN Pemkab Pacitan dijadwalkan menjalani cek kesehatan gratis (CKG) secara bertahap.

Pemeriksaan dilakukan untuk memotret kondisi kesehatan sekaligus mendeteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes.

Pelaksanaan CKG bagi ASN Pemkab Pacitan kini telah memasuki pekan kedua.

Pemeriksaan yang diberikan cukup lengkap, mulai kondisi fisik hingga sejumlah skrining penyakit.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Pacitan Nunuk Irawati mengatakan, deteksi dini diperlukan agar faktor risiko maupun indikasi penyakit dapat diketahui dan ditangani lebih cepat.

’’Deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes agar mendapat penanganan lebih cepat,’’ ujarnya, Rabu (16/9).

Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, lingkar perut, serta tekanan darah.

Peserta juga menjalani skrining tuberkulosis (TBC), hepatitis, HIV, diabetes melitus (DM), dan hipertensi.

Kondisi mata, telinga, gigi, kulit, aktivitas fisik, hingga kesehatan jiwa turut diperiksa.

Untuk pemeriksaan laboratorium, peserta tidak diwajibkan berpuasa. Gula darah sewaktu (GDS) diperiksa pada seluruh kelompok umur.

Sementara pemeriksaan profil lipid yang mencakup kolesterol, trigliserida, LDL, dan HDL diberikan kepada peserta berusia 40 tahun ke atas yang memiliki diabetes atau hipertensi.

ASN berusia 40 tahun ke atas juga menjalani pemeriksaan rekam jantung.

Sedangkan ASN perempuan usia 30–59 tahun dapat memperoleh pemeriksaan HPV DNA dan pemeriksaan payudara klinis (SADANIS) dengan persyaratan tertentu.

Dinas Kesehatan Pacitan belum dapat memetakan hasil keseluruhan cek kesehatan gratis tersebut karena pemeriksaan terhadap sekitar 2.500 ASN masih berlangsung.

Setelah seluruh tahapan selesai, hasil pemeriksaan akan diolah sebagai dasar tindak lanjut apabila ditemukan faktor risiko maupun indikasi penyakit.

’’Belum selesai, masih berjalan,’’ kata Nunuk. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
Dinas Kesehatan Pacitan penyakit tidak menular cek kesehatan gratis asn pemkab pacitan