Pikap Terjun ke Sungai Grindulu di Jalur Ponorogo–Pacitan, Empat Orang Terluka

Nur Cahyono • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 10:03 WIB
TERJUN KE SUNGAI: Kondisi pikap Daihatsu Gran Max setelah terjun ke Sungai Grindulu di Desa Ngreco, Kecamatan Tegalombo, Kamis (17/9) dini hari.
TERJUN KE SUNGAI: Kondisi pikap Daihatsu Gran Max setelah terjun ke Sungai Grindulu di Desa Ngreco, Kecamatan Tegalombo, Kamis (17/9) dini hari.

Jawa Pos Radar Madiun – Sebuah pikap Daihatsu Gran Max terjun ke Sungai Grindulu di Desa Ngreco, Kecamatan Tegalombo, Pacitan, Kamis (17/9) dini hari.

Empat orang terluka dalam kecelakaan tunggal di jalur Ponorogo–Pacitan tersebut.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.30 di Jalan Raya Ponorogo–Pacitan Kilometer 29, Dusun Krajan, Desa Ngreco.

Pikap bernopol AD 8307 WA yang dikemudikan Yoga Eko Pratama, warga Kecamatan Siman, Ponorogo, awalnya melaju dari arah Ponorogo menuju Pacitan.

Kapolsek Tegalombo AKP Rusminto mengatakan, kecelakaan diduga terjadi ketika pengemudi mengantuk. Saat memasuki jalan menikung, pikap kehilangan kendali.

’’Diduga pengemudi mengantuk sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraan saat melintas di jalan yang menikung,’’ katanya.

Kendaraan kemudian menghantam tiga patok beton pembatas jalan dan sebuah pohon sebelum akhirnya terperosok ke Sungai Grindulu.

Benturan tersebut mengakibatkan bagian depan, sisi kanan, dan bak belakang pikap mengalami kerusakan.

Empat orang yang berada di dalam kendaraan mengalami luka dengan kondisi berbeda.

Yoga mengalami luka di belakang telinga, muntah darah, dan sempat mengalami penurunan kesadaran. Saturasi oksigennya dilaporkan turun hingga 66 persen.

Penumpang bernama Sumini mengalami patah tulang iga kiri dan pergelangan tangan kanan.

Ismiati mengalami patah tulang selangka kiri serta sejumlah luka lecet. Sementara Sri mengalami dislokasi tulang punggung.

Petugas kemudian mengevakuasi seluruh korban kecelakaan pikap di Tegalombo tersebut untuk mendapatkan pertolongan medis.

’’Seluruh korban dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis,’’ jelas Rusminto. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
Tegalombo Pacitan jalur Ponorogo–Pacitan kecelakaan pacitan Sungai Grindulu