Jawa Pos Radar Pacitan – Puluhan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Pacitan telah rampung dibangun. Namun, koperasi tersebut belum bisa langsung beroperasi.
Dari 80 gerai dan pergudangan yang selesai dikerjakan, baru 21 yang menjalani verifikasi dan validasi (verval).
Kepastian waktu penempatan manajer KDMP juga belum ada. Pemerintah daerah masih menunggu proses verval rampung serta tahapan lanjutan dari pemerintah pusat.
Kabid Koperasi Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindustrian (Dikuperin) Pacitan Anang Soleh Setyanto mengatakan, verval dilakukan terhadap bangunan yang telah selesai dikerjakan.
Sebanyak 80 KDMP menjadi sasaran pemeriksaan sesuai penentuan Kementerian Koperasi.
’’Sudah 21 KDMP yang kami verval dari target 80 yang telah selesai dibangun,’’ ujarnya, Sabtu (26/9).
Menurut Anang, verifikasi dan validasi difokuskan pada kondisi fisik bangunan serta kelengkapan sarana dan prasarana. Pemeriksaan tersebut bukan untuk menilai pengelolaan koperasi.
Hanya, hasil sementara pemeriksaan belum dapat dipublikasikan lantaran proses verval masih berlangsung.
’’Kalau hasilnya belum bisa saya share,’’ katanya.
Hasil pemeriksaan setiap gerai selanjutnya diunggah melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa Merah Putih (Simkopdes).
Data tersebut kemudian diperiksa aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) maupun Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Tahapan itu menjadi bagian dari proses sebelum aset diserahterimakan dan gerai KDMP dapat memasuki tahap berikutnya.
Sementara itu, Anang belum dapat memastikan kapan manajer KDMP akan ditempatkan. Begitu pula jadwal koperasi mulai beroperasi penuh.
Dikuperin masih menunggu penyelesaian verval terhadap gerai yang telah dibangun serta tahapan lanjutan dari pemerintah pusat.
’’Karena prosesnya belum selesai,’’ pungkasnya. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto