Bupati Pacitan Minta Data UMKM Diperbarui, Potensi Industri Kreatif Bakal Dipetakan

Nur Cahyono • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 10:54 WIB
PERKUAT UMKM: Pengurus Dekranasda Kabupaten Pacitan periode 2025–2030 diminta memetakan ulang industri kreatif dan UMKM untuk memperkuat pendampingan serta daya saing produk lokal.
PERKUAT UMKM: Pengurus Dekranasda Kabupaten Pacitan periode 2025–2030 diminta memetakan ulang industri kreatif dan UMKM untuk memperkuat pendampingan serta daya saing produk lokal.

Jawa Pos Radar Madiun – Potensi industri kreatif dan UMKM Pacitan bakal dipetakan ulang.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji meminta pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) periode 2025–2030 mengawali program kerja dengan memperbarui basis data pelaku usaha.

Instruksi itu disampaikan Mas Aji, sapaan bupati, seusai pengukuhan pengurus Dekranasda Kabupaten Pacitan di Pendopo Kabupaten, Selasa (29/9).

Menurut dia, pemetaan diperlukan untuk mengetahui potensi kerajinan yang telah berkembang sekaligus mengidentifikasi pelaku usaha yang masih membutuhkan intervensi.

’’Hal pertama yang harus dilakukan adalah pendataan dan pemetaan ulang industri kreatif dan UMKM lokal. Selain memperbarui data, juga untuk melihat potensi mana yang masih membutuhkan bantuan, pendampingan, maupun dukungan untuk dikembangkan,’’ katanya.

Mas Aji menilai Pacitan memiliki beragam seni dan kerajinan yang berpotensi dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi.

Karena itu, Dekranasda diharapkan tidak sekadar menjadi wadah bagi pelaku kerajinan.

Organisasi tersebut juga didorong mengambil peran dalam peningkatan kualitas dan daya saing produk lokal.

’’Kita berharap daya saing Pacitan bisa lebih tinggi dan ekonomi masyarakat bisa lebih tumbuh,’’ ujarnya.

Ketua Dekranasda Kabupaten Pacitan Efi Suraningsih Indrata Nur Bayuaji mengatakan, pihaknya bakal mengambil peran sebagai penghubung antara pelaku kerajinan, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi tersebut diperlukan agar pendampingan terhadap perajin lebih terarah. Terutama untuk meningkatkan kualitas produk sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

’’Sehingga, bersama-sama dapat melakukan pendampingan dalam peningkatan kualitas,’’ tandasnya. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
Dekranasda Pacitan pacitan umkm industri kreatif Indrata Nur Bayuaji