Pasien Bergejala Flu Meningkat di Pacitan, Okupansi RSUD dr Darsono Tembus 80 Persen

Nur Cahyono • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 18:20 WIB
KUNJUNGAN MENINGKAT: RSUD dr Darsono Pacitan mencatat kenaikan pasien bergejala menyerupai influenza sejak pekan kedua Agustus. NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN
KUNJUNGAN MENINGKAT: RSUD dr Darsono Pacitan mencatat kenaikan pasien bergejala menyerupai influenza sejak pekan kedua Agustus. NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN

Jawa Pos Radar Madiun – Kunjungan pasien dengan gejala menyerupai influenza meningkat di RSUD dr Darsono Pacitan sejak pekan kedua Agustus.

Kenaikan terlihat pada kunjungan instalasi gawat darurat (IGD) hingga rawat inap. Anak-anak mendominasi pasien yang sampai harus menjalani perawatan.

Direktur RSUD dr Darsono Pacitan Johan Tri Putranto mengatakan, sejauh ini belum ada kasus influenza A yang terkonfirmasi di Pacitan.

Gejala klinis saja, menurut dia, belum cukup untuk memastikan seseorang terjangkit virus tersebut.

’’Untuk memastikan apakah penyebabnya influenza A atau yang lain, memang perlu pemeriksaan standar PCR,’’ ujar Johan, Rabu (30/9).

Johan menyebut peningkatan kasus flu lazim terjadi pada Agustus hingga Oktober, bertepatan dengan periode peralihan musim.

Namun, peningkatan kunjungan kali ini cukup terasa di IGD maupun ruang rawat inap.

Okupansi rawat inap RSUD dr Darsono yang biasanya berada di kisaran 55–65 persen meningkat menjadi 70–80 persen sejak pekan kedua Agustus.

’’Yang paling banyak kasus anak-anak yang sampai rawat inap,’’ terangnya.

Kunjungan ke IGD juga meningkat sekitar 20–30 persen. Dalam kondisi normal, rumah sakit tersebut melayani sekitar 50–60 pasien IGD per hari.

Kendati terjadi peningkatan, Johan memastikan kondisi pelayanan rumah sakit masih terkendali.

’’Waspada iya, tapi tidak perlu khawatir berlebihan. Insya Allah kondisinya cukup stabil untuk wilayah Pacitan,’’ ungkapnya.

Hingga kini, RSUD dr Darsono belum melakukan pemeriksaan PCR khusus terhadap pasien dengan gejala menyerupai influenza A.

Johan menyebut belum ada petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan maupun Dinas Kesehatan Jawa Timur terkait kewajiban pengambilan sampel.

’’Kami laporkan terus kalau ada gejala-gejala ini. Tapi, sampai saat ini belum ada petunjuk itu,’’ katanya. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
influenza A pasien bergejala flu pacitan RSUD dr Darsono