Jawa Pos Radar Madiun – Akses perhubungan antara Desa Sumberejo dan Desa Sukorejo di Kecamatan Sudimoro, Pacitan, akhirnya kembali pulih total.
Jembatan Kaligoro yang sempat rusak parah akibat terjangan banjir besar pada Februari lalu kini rampung diperbaiki.
Tak lagi terbatas bagi pengendara sepeda motor, jembatan pengganti tersebut kini resmi dapat dilalui kendaraan roda empat.
Struktur jembatan baru ini mengaplikasikan konstruksi Jembatan Bailey berbahan baja rakitan dengan kapasitas daya tahan beban maksimal mencapai 50 ton.
"Jembatan Bailey ini sudah aman dan bisa dilalui kendaraan roda empat. Bahkan kemarin saat saya cek di lapangan, truk engkel sudah bisa melintas dengan lancar," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Erwin Andriatmoko pada Jumat (2/10).
Erwin menjelaskan, proses penanganan fisik jembatan memakan waktu sekitar dua bulan pengerjaan.
Proyek darurat ini didanai melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemprov Jawa Timur dan dieksekusi langsung oleh Dinas PU Bina Marga Jatim.
Rampungnya pemasangan jembatan baja tersebut menjadi angin segar bagi kelancaran roda ekonomi dan mobilitas harian warga di dua desa tersebut.
Pasalnya, Jembatan Kaligoro merupakan urat nadi vital penghubung antardesa di wilayah Kecamatan Sudimoro.
Sebelumnya, terjangan banjir bandang beberapa bulan lalu melumpuhkan total akses kendaraan roda empat.
Selama masa darurat, warga terpaksa mengandalkan jalur alternatif darurat yang hanya muat dilewati kendaraan roda dua.
"Kami berharap keberadaan konstruksi Jembatan Bailey ini mampu menopang kebutuhan mobilitas harian masyarakat secara optimal, sekaligus memastikan konektivitas antardesa berjalan normal kembali," pungkas Erwin. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto