Jawa Pos Radar Madiun – Jalan kering tak menjamin perjalanan bebas petaka. Delapan kecelakaan lalu lintas tercatat terjadi di Pacitan hanya dalam sepekan.
Rentetan insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan 10 lainnya mengalami luka ringan.
Data Satlantas Polres Pacitan itu dihimpun selama periode 26 September hingga 2 Oktober.
Selain korban jiwa dan luka, delapan kecelakaan tersebut mengakibatkan kerugian materiil sekitar Rp 38 juta.
’’Rekapitulasi itu selama sepekan. Data laka lantas periode 26 September sampai dengan 2 Oktober terdapat delapan kejadian,’’ kata Kasat Lantas Polres Pacitan AKP Moch Angga Bagus Sasongko, Senin (5/10).
Belasan kendaraan terlibat dalam rangkaian kecelakaan tersebut. Kendaraan roda dua mendominasi dengan 11 sepeda motor. Sementara kendaraan roda empat yang terlibat tercatat satu unit mobil.
Angga mengatakan, kecelakaan lalu lintas tidak selalu dipengaruhi kondisi jalan maupun cuaca. Faktor manusia juga menjadi pemicu yang perlu diwaspadai pengendara.
Salah satunya microsleep. Kondisi kantuk berat yang membuat pengendara kehilangan kesadaran dalam waktu singkat tersebut berbahaya apabila terjadi ketika kendaraan masih melaju.
Karena itu, kondisi fisik dan konsentrasi pengendara menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan selama perjalanan.
’’Selain itu, faktor kelalaian juga menjadi penyebab kecelakaan,’’ jelasnya. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto