Pendapatan Sektor Wisata Menguat Jadi Bukti Disparbudpora Pacitan Layak Terima Penghargaan

Deni Kurniawan • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 15:49 WIB
DEDIKASI: Disparbudpora Pacitan dianugerahi predikat Top Public Service dalam Jawa Pos Radar Madiun Awards 2026. Penghargaan diserahkan Sekda Pacitan Heru Wiwoho kepada Kepala Disparbudpora Pacitan Munirul Ichwan.
DEDIKASI: Disparbudpora Pacitan dianugerahi predikat Top Public Service dalam Jawa Pos Radar Madiun Awards 2026. Penghargaan diserahkan Sekda Pacitan Heru Wiwoho kepada Kepala Disparbudpora Pacitan Munirul Ichwan.

Jawa Pos Radar Madiun - Digitalisasi pengelolaan sektor pariwisata terus diperkuat Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Pacitan.

Penerapan sistem tiket elektronik atau e-ticketing dan transaksi nontunai di sembilan objek wisata menjadi langkah strategis untuk meningkatkan transparansi serta mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD).

Kepala Disparbudpora Kabupaten Pacitan Muniirul Ichwan, S.STP., M.Si. mengatakan, sistem tersebut memungkinkan seluruh transaksi tiket tercatat secara digital.

Retribusi yang dibayarkan pengunjung pun langsung masuk ke rekening kas daerah sehingga potensi kebocoran penerimaan dapat diminimalkan.

‘’Artinya, di tengah tren PAD yang positif, sambil berjalan kita juga komitmen bersama membenahi tata kelola. Ini sebagai upaya optimalisasi capaian PAD ke depan,’’ ujarnya.

Digitalisasi juga memudahkan pengawasan jumlah kunjungan wisatawan dan penerimaan retribusi. Langkah tersebut diiringi pembenahan sarana dan prasarana destinasi wisata secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.

Baca Juga: Moncer Cegah Korupsi, Inspektorat Pacitan Sandang Predikat Top Public Service

Sejumlah akses menuju destinasi wisata turut menjadi perhatian. Termasuk pengembangan Pancer Door yang diproyeksikan menjadi salah satu destinasi wisata malam serta penataan kawasan Pantai Klayar sebagai ikon pariwisata Pacitan.

Pembenahan tersebut berjalan seiring dengan peningkatan penerimaan sektor pariwisata. Pada 2025, realisasi PAD pariwisata mencapai sekitar Rp 9 miliar atau memenuhi 100 persen target.

Sementara hingga September 2026, realisasi telah mencapai sekitar Rp 8,3 miliar atau 70 persen dari target tahun ini sebesar Rp 11,8 miliar.

Berkat inovasi digitalisasi dan penguatan tata kelola pariwisata tersebut, Disparbudpora Kabupaten Pacitan menyabet penghargaan Top Public Service di Radar Madiun Awards 2026.

‘’Pembenahan diharapkan tidak sekadar meningkatkan jumlah wisatawan. Namun juga memastikan setiap potensi penerimaan dari sektor pariwisata dapat tercatat dan masuk secara optimal sebagai PAD,’’ pungkas Muniirul. (hyo/naz/*)

Editor : Deni Kurniawan
jawa pos radar madiun awards 2026 pad wisata Penghargaan Disparbudpora Pacitan