Harga Cabai Rawit Hijau di Pacitan Rp 28 Ribu, Petani Bisa Panen Tiga Kali Sebulan

Nur Cahyono • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 17:00 WIB
PANEN HIJAU: Petani di Dusun Salamrejo, Kecamatan Kebonagung, memilih memanen cabai rawit sebelum memerah. NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN
PANEN HIJAU: Petani di Dusun Salamrejo, Kecamatan Kebonagung, memilih memanen cabai rawit sebelum memerah. NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN

Jawa Pos Radar Madiun – Cabai rawit tak harus menunggu merah untuk menghasilkan cuan. Petani di Dusun Salamrejo, Kecamatan Kebonagung, memilih memanen buah ketika masih hijau karena harganya di tingkat petani mencapai sekitar Rp 28 ribu per kilogram.

Strategi panen tersebut juga memungkinkan petani melakukan pemetikan lebih sering. Dalam sebulan, cabai rawit hijau bisa dipanen hingga tiga kali.

Sumiratin, salah seorang petani, mengatakan memanen cabai ketika masih hijau dinilai lebih menguntungkan. Selain harga jual yang cukup bagus, frekuensi petik juga lebih banyak dibandingkan menunggu buah memerah.

’’Kalau dipanen hijau, bisa lebih sering. Dalam sebulan bisa sampai tiga kali panen. Kalau menunggu merah, biasanya hasilnya lebih sedikit,’’ katanya, Rabu (7/10).

Sumiratin menanam sekitar 2.000 batang cabai. Dalam sekali petik, dia mampu mengumpulkan sekitar satu kuintal cabai.

Sejauh ini, tanaman tersebut telah dipanen sebanyak sepuluh kali. Hasil itu terbilang menggembirakan di tengah musim kemarau yang berpotensi menjadi tantangan bagi aktivitas pertanian.

Harga cabai rawit yang masih tinggi juga menjadi keuntungan tersendiri bagi petani. Mereka tak perlu menunggu buah matang sempurna untuk memperoleh nilai jual yang dinilai cukup menjanjikan.

Kendati demikian, budidaya cabai musim ini bukan tanpa kendala. Serangan lalat buah masih menghantui petani dan menyebabkan sebagian cabai rontok sebelum sempat dipanen.

Fatimah, petani lainnya, mengatakan serangan hama tersebut sejauh ini belum berdampak signifikan terhadap produksi secara keseluruhan.

Bahkan, hasil panen musim ini dinilai lebih baik dibandingkan musim sebelumnya.

’’Memang ada lalat buah yang membuat sebagian cabai rontok, tetapi secara keseluruhan masih lumayan,’’ ujarnya. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
pacitan cabai rawit petani Pacitan cabai hijau harga cabai