Tiga Pasar di Ngawi Diusulkan Direvitalisasi pada 2027, Butuh Anggaran Rp 36,4 Miliar

Asep Syaeful • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 18:46 WIB
MENANTI PERBAIKAN: Pasar Gentong di Kecamatan Paron menjadi salah satu dari tiga pasar daerah yang diusulkan mendapat anggaran revitalisasi pada 2027. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI
MENANTI PERBAIKAN: Pasar Gentong di Kecamatan Paron menjadi salah satu dari tiga pasar daerah yang diusulkan mendapat anggaran revitalisasi pada 2027. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Madiun – Tiga pasar daerah di Kabupaten Ngawi masuk daftar prioritas perbaikan tahun depan. Pemkab mengusulkan anggaran total Rp 36,4 miliar untuk merevitalisasi Pasar Beran, Pasar Ngale, dan Pasar Gentong. Pendanaannya diharapkan bersumber dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kepala DPPTK Kabupaten Ngawi Kusumawati Nilam Sulandrianingrum mengatakan, rencana revitalisasi ketiga pasar tersebut ditargetkan pada 2027. Namun, realisasinya masih bergantung pada persetujuan bantuan anggaran dari pemerintah pusat maupun provinsi.

‘’Rencanya tahun depan, memanfatkan bantuan dari pusat muapun provinsi,’’ kata Nilam, Senin (12/10).

Menurut dia, usulan perbaikan tersebut telah disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi III DPRD Ngawi beberapa waktu lalu. Revitalisasi dinilai mendesak lantaran kondisi fisik sejumlah bangunan pasar sudah kurang layak dan belum memberikan kenyamanan optimal bagi pedagang maupun pembeli.

Dari tiga pasar yang diusulkan, Pasar Beran membutuhkan anggaran paling besar, yakni Rp 21,8 miliar. Pendanaannya direncanakan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sementara itu, revitalisasi Pasar Ngale membutuhkan sekitar Rp 6,5 miliar dan Pasar Gentong Rp 8,1 miliar. Kedua proyek tersebut akan diusulkan melalui skema bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Pasar Beran direncanakan mendapat alokasi APBN senilai Rp 21,8 miliar. Pasar Ngale Rp 6,5 miliar, Pasar Gentong Rp 8,1 miliar. Keduanya akan diusulkan melalui Bantuan Keuangan Pemprov Jatim," ujarnya.

Khusus Pasar Gentong di Kecamatan Paron, revitalisasi menjadi kebutuhan mendesak. Pasar tersebut pernah dilanda kebakaran pada 2024. Hingga kini, para pedagang terdampak masih menjalankan aktivitas jual beli dengan memanfaatkan fasilitas seadanya.

Pemkab Ngawi merencanakan pembangunan kembali Pasar Gentong pada area seluas 4.780 meter persegi. Pembenahan diarahkan untuk menyediakan fasilitas perdagangan yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Sedikitnya 161 pedagang ditargetkan dapat kembali tertampung melalui revitalisasi tersebut. Rinciannya, 28 pedagang kios, 91 pedagang los, dan 42 pedagang los dasaran.

Nilam berharap pembangunan kembali Pasar Gentong dapat memulihkan aktivitas perdagangan yang terdampak kebakaran sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat Kecamatan Paron.

"Pembangunan kembali Pasar Gentong, diharapkan aktivitas perekonomian masyarakat di Kecamatan Paron bisa kembali pulih dan normal," ujarnya.

Editor : Hengky Ristanto
Pasar Ngale Pasar Gentong Pasar Beran revitalisasi pasar ngawi