Jawa Pos Radar Pacitan – Perjalanan seorang pelajar berusia 15 tahun di jalur Pacitan–Ponorogo berakhir di jurang Sungai Grindulu.
Sepeda motor yang dikendarainya hilang kendali hingga terperosok ke jurang sedalam sekitar lima meter di Dusun Krajan, Desa Gedangan, Kecamatan Tegalombo, Minggu (18/10) sekitar pukul 08.30. Korban selamat, tetapi mengalami luka robek di kepala.
Korban diketahui bernama Aditya Dimas Pradigta, 15, pelajar asal Surabaya.
Saat kejadian, dia mengendarai Honda Vario bernomor polisi L 5118 GU dari arah Ponorogo menuju Pacitan.
Sesampainya di Jalan Raya Pacitan–Ponorogo KM 24, sepeda motor yang dikendarainya kehilangan kendali.
Kendaraan kemudian keluar dari jalur hingga terperosok ke jurang Sungai Grindulu.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pacitan Ipda Agustaf Yunastianto mengatakan, kecelakaan tersebut mengakibatkan korban mengalami pembengkakan dan luka robek di kepala bagian belakang sebelah kiri. Polisi mengategorikan kondisi korban sebagai luka ringan.
’’Tidak ada korban jiwa, korban luka ringan,’’ katanya.
Selain mengakibatkan korban terluka, kecelakaan tersebut menyebabkan kerusakan pada bodi depan sepeda motor. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 2 juta.
Agustaf mengingatkan, kejadian tersebut menjadi perhatian bagi orang tua agar tidak membiarkan anak yang belum memenuhi persyaratan usia mengendarai sepeda motor di jalan raya.
Menurut dia, pengawasan keluarga penting untuk mencegah kecelakaan yang melibatkan pengendara di bawah umur.
Terlebih, berkendara membutuhkan keterampilan, kesiapan, dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
’’Anak di bawah umur sebaiknya tidak diberikan kendaraan terlebih dahulu,’’ imbaunya. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto