Jawa Pos Radar Pacitan – Musibah kebakaran kembali melanda Pacitan. Peristiwa terakhir terjadi Sabtu (16/8) di rumah milik Dwi Eko Riyanto, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Tegalombo.
Rumah tersebut hangus dilalap api dan menambah panjang catatan kasus kebakaran yang ditangani petugas pemadam kebakaran (Damkar).
Bidang Damkar Satpol PP Pacitan mencatat, sejak Januari hingga Agustus 2025 sudah ada 18 kejadian kebakaran rumah dan tempat usaha.
Rinciannya, 15 kasus terjadi hingga Juli, sedangkan tiga kasus lainnya berlangsung pada Agustus.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP Pacitan, Sugito, menyebut faktor kelalaian masyarakat masih dominan sebagai penyebab.
’’Banyak warga meninggalkan minyak panas di atas tungku atau kompor lalu ditinggal pergi. Selain itu, ada juga kebakaran karena korsleting listrik,’’ ungkapnya, Senin (18/8).
Selain menangani kebakaran, Damkar Pacitan juga menerima berbagai laporan penyelamatan.
Tercatat 89 ular berhasil dievakuasi dari permukiman, 72 sarang tawon dibersihkan, 12 biawak ditangkap, serta 15 kucing diangkat dari sumur.
Petugas juga membantu melepas cincin yang tersangkut di jari sebanyak 11 kasus, hingga menolong pelajar yang jarinya terjepit kursi.
Meski kerap terkendala peralatan dan jumlah personel, Sugito menegaskan pihaknya tetap siaga 24 jam.
’’Kami siap merespons setiap laporan masyarakat, baik kebakaran maupun penyelamatan lainnya,’’ tegasnya. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto