Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Ahok Mundur dari Komut Pertamina untuk Dukung Paslon 03, Prihati Utami: Punya Etika yang Dipegang Kuat

Nur Wachid • Minggu, 4 Februari 2024 | 15:47 WIB
LOGIS: Ahok resmi mundur dari Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) demu mendukung pasangan Ganjar-Mahfud MD. (JAWA POS)
LOGIS: Ahok resmi mundur dari Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) demu mendukung pasangan Ganjar-Mahfud MD. (JAWA POS)

Jawa Pos Radar Madiun - Pegiat media sosial (medsos), Prihati Utami lewat akun X miliknya @Prihati_utami menyoroti mundurnya Basuki Tjahaja Purnama atau yang lebih dikenal dengan nama Ahok dari jabatan sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), demi mendukung paslon nomor urut 03, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Prihati mengupload potongan berita Ahok berjudul ‘Ahok Mundur dari Jabatan Komisaris Utama Pertamina’, dirinya juga menambahkan caption:

Inilah bukti bahwa jika seseorang berjalannya sudah benar, tentu tak akan ragu dalam bersikap. Tak tersandera dan tak punya nafsu kuasa jabatan, dan tentu punya etika yang dipegang. Salut Pak Ahok, Pak Mahfud, jadilah teladan yang baik untuk generasi mendatang…

Lewat unggahan tersebut, Prihati Utami ingin memberikan fakta cara ahok mengundurkan diri tersebut menunjukkan bagaimana pejabat seharusnya bersikap netral.

Namun memang tak semua pejabat melakukan hal tersebut, banyak yang masih menjabat namun terang-terangan menunjukkan dukungannya. Padahal yang bersangkutan sedang tidak cuti dan masih menggunakan fasilitas negara.

Pengunduran diri Ahok seolah menjadi oase di tengah keringnya etika dan moral politik di Indonesia belakangan ini.

Terlebih, ketika Presiden Jokowi menunjukkan secara terang benderang keberpihakannya kepada pasangan calon tertentu.

Sikap Jokowi yang tidak netral ini berimbas ke para pejabat lainnya. Sehingga, banyak pejabat dan ASN yang secara terang-terangan mendukung paslon 02, padahal itu jelas melanggar aturan.

Walhasil, maraknya pelanggaran etika dan moral serta aturan membuat kalangan akademisi bersuara dengan ‘Kampus Bergerak’ untuk mengingatkan Presiden Jokowi dan jajarannya yang telah ugal-ugalan.

Baca Juga: Perkuat Karakter Religius, Ratusan Siswa MI Mambaul Huda Gelar Manasik Haji

Di sisi lain, pengunduran diri Ahok dari jabatannya sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) tersebut rupanya juga langsung direspon oleh Capres Ganjar Pranowo lewat akun X miliknya @ganjarpranowo:

“Terima kasih dukungan dan tambahan energinya Mas BTP. Semakin manyala, mari kita berjuang demi demokrasi Indonesia,” katanya.

Postingan Ganjar tersebut juga mendapatkan komentar hingga 1.400 orang yang juga menunjukkan dukungannya terhadap paslon 03.

Akun @agusshuangg membeberkan bahwa pendukung paslon 03 merupakan kumpulan orang yang baik.

“Kubu 03 ini emang kumpulan orang baik dan berintegritas. Ga perlu digrebek KPK dulu mau gabung koalisi joget joget stroke,” katanya.

Bahkan @Kawachiii53 merasa bahwa Ahok memang tak takut kehilangan jabatan demi bisa mendukung paslon 03.

“Ini baru ga takut kehilangan jabatan bukan cuma omon omon, salut buat pak Ahok dan Pak Mahfud. Sudah berani kasih contoh yg bagus” katanya.

“Inspiratif sekali melihat kolaborasi antara Pak Ganjar dan Bapak BTP! Dukungan dan energi positif kalian membuat semangat kita semakin membara. Bersama-sama, mari kita jaga dan perjuangkan demokrasi Indonesia dengan penuh keberanian!,” kata akun @ruru01077.

“Keputusan Pak Ahok untuk melepaskan posisi sebagai Komisaris Utama PT. Pertamina sebagai bentuk dukungan pada Pak Ganjar menunjukkan integritas dan fokus pada kepentingan rakyat,” kata akun @charlee_yunani. (*)

Editor : Nur Wachid
#ganjar #ahok #Komut #Komisaris Utama #Mahfud #PT Pertamina