Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan Budiyanto menjamin tidak ada kendala dalam pelaksanaan PPDB online. Sebab, pihaknya telah menyiapkan secara matang. ‘’Harapannya tidak ada permasalahan, karena beberapa sekolah baru menerapkan pertama kali PPDB online tahun ini,’’ katanya kemarin (12/6).
Belum semua sekolah menerima siswa baru dengan sistem online. Sebagian masih mengunakan sistem offline. Hal ini karena fasilitas pendukung PPDB online kurang. ‘’Dari 72 SMP baru 50 sekolah yang melaksanakan PPDB online karena terkendala akses jaringan internet yang belum merata,’’ sambungnya.
Sementara itu, untuk kuota PPDB tahun ini, lanjut Budiyanto, sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaaan Riset dan Teknologi (Permendikbudristek) 1/2022. Untuk jalur zonasi SD paling sedikit 80 persen dari daya tampung setiap sekolah. Sementara zonasi SMP paling sedikit 50 persen. Jalur afirmasi 15 persen dan jalur mutasi lima persen. ‘’Mudah-mudahan minat ke sekolah negeri tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya,’’ harapnya sembari menambahkan untuk PPDB SD masih secara offline. (hyo/sat) Editor : Hengky Ristanto