PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2023/2024 jenjang SD di Pacitan berakhir pada Jumat (23/6) lalu. Namun, hingga Senin (26/6), belum semua sekolah melaporkan jumlah peserta didik baru mereka ke dinas pendidikan (dindik) setempat.
Menurut Kabid Pembinaan SD Dindik Pacitan Wahyono, pihaknya memberi waktu kepada setiap sekolah untuk melaporkan jumlah peserta didik baru paling lambat pada hari kedua masuk sekolah. Atau pada 17 Juli mendatang. ‘’Sampai saat ini belum semua sekolah melaporkan hasil PPDB-nya kepada kami,’’ katanya.
Dari total 418 SD (408 negeri dan 10 swasta), baru 345 sekolah yang melaporkan jumlah siswa baru mereka. Total 4.993 peserta didik baru yang diterima. Sedangkan 73 sekolah belum melaporkan hasil PPDB mereka. Pun, sekolah yang pagunya belum tepenuhi. ‘’Biasanya untuk tingkat SD, pada hari pertama masuk sekolah masih ada peserta didik baru yang mendaftar,’’ ujarnya
Berbeda dengan PPDB jenjang SMP, untuk SD pendaftarannya lebih fleksibel. Walau sudah mulai masuk tahun ajaran baru, siswa baru masih bisa diterima. Kebijakan ini diberikan mengingat kondisi masyarakat perdesaan yang kurang mendapatkan informasi. ‘’PPDB SD dilaksanakan offline, sehingga tidak langsung diketahui hasilnya,’’ ungkapnya.
Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, lanjut dia, memang ada beberapa sekolah yang memiliki peserta didik baru sedikit. Di antaranya SDN 2 Gombong, Arjosari; SDN 4 Ngreco, Tegalombo dan SDN 2 Dersono, Pringkuku. ‘’Ada 27 lembaga pendidikan yang memiliki murid kurang dari 30 anak,’’ pungkasnya. (hyo/sat)
Fakta Angka PPDB
- 418 lembaga SD total di Pacitan
- 408 lembaga SD negeri
- 10 lembaga SD swasta
- 345 SD sudah melaporkan hasil PPDB
- 993 peserta didik baru yang diterima
- 73 SD belum melaporkan hasil PPDB
Editor : Mizan Ahsani