Jawa Pos Radar Madiun – Ada fenomena baru menjelang dimulainya proses pembelajaran tahun ajaran baru 2025/2026 ini.
Kejadian unik terkait kegiatan belajar mengajar (KBM) di sebuah sekolah dasar (SD) tengah viral di media sosial (medsos) belakangan ini.
Dfalam salahs atu uanggahan di Instagram, memperlihatkan seorang wali murid mengikat tas sekolah anaknya dengan tali rapia pada bangku barisan paling depan di dalam ruang kelas.
Video berdurasi pendek tersebut diunggah oleh akun @Yuyunrahayumc, disertai narasi yang menjelaskan kejadian unik itu.
Disebutkan jika alasan mengikat tas sekolah anak pada bangku paling depan agar tidak mendapat bangku pada barisan belakang.
"Drama tali rapia pagi ini, seorang wali murid booking bangku depan menyimpan tas lengkap diikat tali rapia, katanya biar anaknya duduk di depan terus, takut kebagian duduk di belakang," ungkapnya sebagaimana dikutip dari JawaPos.com, Kamis 10 Juli 2025.
Emak-emak itu sepertinya sengaja ‘memesan’ bangku pada barisan paling depan lima hari sebelum KBM tahun ajaran baru dimulai.
Selain itu, dalam unggahan itu juga disebutkan bahwa sistem tempat duduk di SD tersebut biasanya akan bergantian dengan sistem rolling.
Tujuannya jelas, memberikan kesempatan kepada setiap murid untuk merasakan duduk di bangku barisan depan.
"Bu bu padahal sistem kelas kita sudah rapi, tempat duduk di roling tiap minggu, semua anak kebagian depan belakang secara adil, tapi ibu nggak paham terus," ujar pemilik akun Instagram tersebut.
Sayangnya, masih saja ada wali murid yang mayoritas ibu-ibu rumah tangga yang belum sepenuhnya paham dengan penjelasan soal sistem bangku kelas itu.
"Kadang kita sebagai guru cuma bisa senyum dan mengelus dada, antara gemes lucu dan kagum sama totalitas orang tua," pungkasnya.
Editor : Budhi Prasetya