Jawa Pos Radar Madiun – Di jalur wisata menuju Telaga Sarangan, berdiri megah Graha Pusat Literasi Magetan, ikon baru Kabupaten Magetan yang memadukan wisata alam dengan budaya baca.
Gedung yang terletak di kawasan Plaosan ini menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah dalam mengembangkan literasi.
Desain Modern Berpadu Alam Pegunungan
Graha ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Magetan dengan Perpustakaan Nasional RI melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK).
Desainnya modern namun selaras dengan suasana pegunungan, menciptakan tempat yang nyaman untuk membaca, berdiskusi, maupun belajar.
Sejak diresmikan, beragam agenda literasi digelar rutin: pelatihan menulis, diskusi buku, hingga kegiatan edukasi untuk anak sekolah.
Keberadaannya di jalur wisata membuat Graha ini menjadi destinasi unik yang memadukan edukasi dan rekreasi.
Ruang Karya Okky Madasari, Daya Tarik Utama
Salah satu fasilitas yang menarik perhatian adalah Ruang Karya Okky Madasari, yang didedikasikan untuk mengenang karya-karya penulis Magetan tersebut.
Di sini, pengunjung bisa membaca buku-bukunya, melihat kutipan inspiratif, hingga mengenal perjalanan literasi sang penulis.
Fasilitas Lengkap dan Digital
Graha Pusat Literasi dilengkapi ruang baca luas, koleksi buku dari berbagai kategori, perangkat teknologi informasi, internet cepat, hingga layanan pustaka digital.
Pemkab Magetan terus menambah koleksi buku dan memperkuat layanan digital agar menjangkau pembaca dari berbagai usia.
Wisata Baca Bernuansa Pegunungan
Letaknya yang strategis di jalur wisata membuat banyak wisatawan mampir setelah menikmati keindahan Telaga Sarangan.
Dengan udara sejuk dan lanskap pegunungan yang asri, membaca di Graha ini memberi pengalaman yang menenangkan.
Bahkan, tempat ini digadang menjadi lokasi ideal untuk retreat literasi, pelatihan guru, hingga kemah kreatif bagi pelajar.
Komitmen Magetan Membangun Budaya Baca
Graha Pusat Literasi Magetan bukan sekadar bangunan, tetapi wujud komitmen pemerintah daerah membangun peradaban literasi.
Di tengah derasnya arus digital, Magetan memilih menghadirkan ruang baca inklusif yang mendorong warganya menjadi cerdas, kreatif, dan berwawasan.
Editor : Ockta Prana Lagawira