Berani Bicara dan Siap Berkarya, Ratusan Siswa SMKN 1 Bagor Asah Public Speaking dengan Radar Madiun

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 10:52 WIB
SMKN 1 Bagor menggelar pelatihan public speaking bersama Jawa Pos Radar Madiun.
SMKN 1 Bagor menggelar pelatihan public speaking bersama Jawa Pos Radar Madiun.

Jawa Pos Radar Madiun – Kemampuan teknis saja belum cukup menjadi bekal menghadapi dunia kerja. Kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, hingga membangun citra diri juga menjadi keterampilan penting yang perlu dikuasai siswa sejak di bangku sekolah.

Bekal itulah yang diberikan kepada 460 siswa SMKN 1 Bagor melalui sosialisasi peningkatan keterampilan komunikasi digital dan public speaking bersama Jawa Pos Radar Madiun.

Mengusung jargon Public Speaking, Berani Bicara, Percaya Diri, Siap Berkarya, kegiatan tersebut diikuti siswa dari enam jurusan.

Yakni, Desain Komunikasi Visual (DKV), Kuliner, Teknik Ketenagalistrikan, Teknik Audio Video (TAV), Busana, serta Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).

Baca Juga: Menkeu Purbaya Siapkan Skema Utang Pemda Pakai Potong DBH, Demi Kelancaran Pembangunan di Daerah

Wakil Kepala SMKN 1 Bagor Bidang Humas Ely Triwidodo mengatakan, kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu bekal yang dibutuhkan siswa ketika kelak memasuki dunia profesional.

’’Terima kasih buat tim Jawa Pos Radar Madiun, sudah jauh-jauh dari Madiun untuk berbagi ilmu di SMKN 1 Bagor. Anak-anak kami tolong dididik supaya menjadi bekal untuk masuk di dunia kerja,’’ ujar Ely.

Hal senada disampaikan Ketua Jurusan DKV SMKN 1 Bagor Wilis Probawati yang juga menjadi pembawa acara.

Menurut dia, manfaat public speaking tidak sebatas membuat seseorang mampu berbicara di hadapan banyak orang.

Sebanyak 460 siswa SMKN 1 Bagor mengikuti pelatihan public speaking bersama Jawa Pos Radar Madiun sebagai bekal memasuki dunia kerja.
Sebanyak 460 siswa SMKN 1 Bagor mengikuti pelatihan public speaking bersama Jawa Pos Radar Madiun sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Baca Juga: Rekomendasi HP 3 Jutaan untuk Ngonten: Mampu Hasilkan Video Resolusi Tinggi

Keterampilan tersebut juga dapat membantu siswa meningkatkan rasa percaya diri sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Materi utama disampaikan Tory Andromeda. Pemateri dari Jawa Pos Radar Madiun itu mengajak para siswa memahami tiga kemampuan yang saling berkaitan, yakni komunikasi, public speaking, dan personal branding.

Siswa tidak hanya didorong berani berbicara, tetapi juga memahami bagaimana menyampaikan pesan dengan baik serta membangun personal branding yang positif.

’’Semua orang bisa berkomunikasi, tapi tidak semua orang bisa berkomunikasi dengan baik di depan banyak orang. Kalian juga tidak akan dikenal di dunia luar tanpa personal branding yang kuat,’’ kata Tory.

Baca Juga: Kasus Utang Pedagang Pisang Madiun Berakhir Damai, HP-TV Kembali dan Utang Lunas

Menurutnya, public speaking menjadi keterampilan yang dapat terus diasah melalui latihan.

Kemampuan menyampaikan gagasan dengan jelas dan percaya diri akan semakin dibutuhkan ketika siswa memasuki lingkungan pendidikan lanjutan maupun dunia kerja.

Sementara itu, personal branding membantu seseorang menunjukkan kemampuan, karakter, dan nilai positif yang dimilikinya.

Terlebih di tengah perkembangan komunikasi digital yang membuat rekam jejak dan cara seseorang menampilkan diri semakin mudah dilihat publik. ’’Kemampuan komunikasi yang mendukung kesiapan mereka memasuki dunia profesional,’’ jelasnya. (*)

Editor : Mizan Ahsani
smkn 1 bagor radar madiun nganjuk pelatihan public speaking