Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Jasad yang Ditemukan di Hutan Ngawi, Polisi Sebut Tewas karena Penyakit Kronis

Hengky Ristanto • Sabtu, 27 Agustus 2022 | 15:00 WIB
TERUNGKAP: Polisi menemukan motor milik Busyro di salah satu tempat penitipan kendaraan di Lamongan. (ISTIMEWA)
TERUNGKAP: Polisi menemukan motor milik Busyro di salah satu tempat penitipan kendaraan di Lamongan. (ISTIMEWA)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Satreskrim Polres Ngawi menghentikan proses penyelidikan kasus kematian Busyro, warga Desa Keduwul, Sukodadi, Lamongan. Pria 64 tahun itu ditemukan tewas di kawasan hutan RPH Sidolaju BKPH Kedunggalar masuk Desa Bangunrejo Kidul, Kedunggalar, Kamis (25/8) lalu.


Hasil visum luar petugas medis RSUD dr Soeroto menunjukkan tiadanya tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak kejahatan. ‘’Bukan korban pembunuhan,’’ kata KBO Satreskrim Polres Ngawi Iptu Basuki Rakhmad kemarin (26/8).


Basuki menduga penyebab Busyro meninggal karena penyakit kronis yang diderita. Hasil menggali keterangan dari anggota keluarga, korban punya riwayat penyakit hipertensi, ginjal, dan diabetes. Sejak empat tahun lalu, pensiunan guru itu sering bepergian ke luar daerah mengendarai motor. ‘’Motornya kami temukan di salah satu tempat penitipan kendaraan di Lamongan,’’ ujarnya.


Polisi menemukan benang merah kaitan lokasi penemuan jasad dan motor korban. Dugaannya, korban hendak mengunjungi Makam Mbah Pokang. Jalan setapak lokasi korban ditemukan merupakan salah satu akses menuju situs religi tersebut. ‘’Dugaannya ke Ngawi naik bus, lalu jalan kaki (menuju Makam Mbah Pokang),’’ ucap Basuki.


Dia menambahkan, pihak keluarga Busyro telah menerima kematiannya. Sehingga penyelidikan kasusnya pun dihentikan. ‘’Keluarga menolak korban diotopsi,’’ pungkasnya. (sae/c1/cor)

Editor : Hengky Ristanto
#polres ngawi #peristiwa #ngawi