Jawa Pos Radar Madiun – Publik Surabaya dikagetkan dengan beredarnya video pendek di media sosial.
Video itu merekam aksi tawuran yang diduga dilakukan oleh pelajar di daerah Surabaya Utara.
Mereka terlihat berlarian sambil membawa senjata tajam celurit. Unggahan tersebut viral dan jadi perbincangan warganet.
Wali Kota Surabaya dan pihak kepolisian turut dicolek dalam uanggahan di medsos tersebut.
"Tolong pak @ericahyadi_ @cakj1 @polrestanjungperakofficial @humaspolrestabessby, Kejadian Tawuran Selasa pagi 19 Agustus 2025," tulis akun Instagram @loversurabaya di unggahan, dikutip JawaPos.com hari Rabu 20 Agustus 2025.
Akun Instagram yang memiliki 652 ribu pengikut itu juga menyebutkan lokasi kejadian.
Dalam caption yang sama, @lovesurabaya menerangkan peristiwa tawuran terjadi di Jalan Tenggumung Baru, Kecamatan Semampir pada hari Selasa 19 Agustus 2025 pagi, sekitar pukul 06:30 WIB.
Bahkan, akun tersebut juga ikut menyebut program jam malam yang telah diberlakukan Pemkot Surabaya untuk mencegah aksi kenakalan pelajar.
"Malam sudah ada peraturan jam malam, malah ganti pagi tawurannya, bociiiiiiillllll. Lokasi di Tenggumung Baru, video kiriman dari netizen," lanjutnya pada caption.
Dilansir dari jawaPos.com, video amatir berdurasi 25 detik tersebut memperlihatkan sejumlah pelajar berlarian di jalan sambil membawa senjata tajam, berupa cluring panjang. Aksi kejar-kejaran itu sontak menjadi tontonan warga.
Tidak sedikit pengguna jalan yang memilih berhenti di bahu jalan karena takut diserang pelajar yang tawuran.
Tidak hanya membawa saham, sejumlah pelajar juga terlihat melempar sebuah benda menyerupai batu.
Video viral yang diunggah akun instagram @lovesurabaya pada Rabu 20 Agustus 2025 itu kini telah ditonton lebih dari 16 ribu kali, disukai lebih dari 15 ribu akun Instagram.
Kolom komentar unggahan juga dibanjiri komen sekitar 2 ribu warganet. Menandakan kejadian itu menyita perhatian pengguna medsos.
Dihubungi secara terpisah, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto membenarkan peristiwa viral tersebut.
Ia juga mengatakan bahwa sudah ada sejumlah remaja yang telah diamankan polisi.
"Sudah (ada remaja yang) diamankan tadi malam. Masih dilakukan pemeriksaan, ya," tukas Suroto ketika dikonfirmasi, Rabu 20 Agustus 2025. (*)
Editor : Budhi Prasetya