Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

11 Penumpang Perahu Dinyatakan Hilang Akibat Serangan Seekor Kuda Nil Liar

Budhi Prasetya • Senin, 8 September 2025 | 19:00 WIB
Ilustrasi Foto : Seekor Kuda Nil dilaporkan menyerang dan menenggelamkan sebuah perahu mengakibatkan 11 orang penumpang hilang.
Ilustrasi Foto : Seekor Kuda Nil dilaporkan menyerang dan menenggelamkan sebuah perahu mengakibatkan 11 orang penumpang hilang.

Jawa Pos Radar Madiun – Sebuah tragedi di bidang transportasi terjadi di Ivory Coast, Afriba Barat.

Sebuah perahu sarat penumpang dilaporkan tenggelam setelah menjadi sasaran amukan seekor Kuda Nil liar.

Sebelas penumpang dilaporkan hilang. Ironisnya, otoritas setempat menyebut jika anak-anak dan seorang bayi ikut jadi korbang hilang dalam insiden tersebut.

Penjelasan lengkap disampaikan oleh Menteri Kohesi dan Solidaritas Ivory Coast, Myss Belmonde Dogo.

Ia mengungkapkan bahwa perahu nahas tersebut mengangkut 14 penumpang saat terbalik di Sungai Sassandra, kota Buyo, wilayah barat daya, pada hari Jumat 5 September 2025 pagi.

"Dengan rasa duka mendalam, kami menerima kabar bahwa sebelas orang, termasuk perempuan, anak-anak, serta seorang bayi, hilang setelah perahu terbalik akibat serangan kuda nil,” ujar Dogo, seperti dilansir dari JawaPos.com.

Dikutip dari New York Post, otoritas setempat belum mempublikasikan identitas serta usia para korban.

Dari informasi yang dihimpun, sementara ini baru tiga orang dari total 14 penumpang perahu yang dipastikan selamat.

Dogo menambahkan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung untuk menemukan para korban yang hilang.

“Tragedi ini meninggalkan kesedihan mendalam. Pemerintah Côte d’Ivoire menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan turut berempati pada para penyintas,” lanjutnya.

Sementara itu, melansir JawaPos.com yang mengutip laporan CBS, terdapat sekitar 500 ekor Kuda Nil di Ivory Coast.

Sebagian besar hewan bertubuh besar itu hidup di sungai-sungai kawasan selatan negara Afrika Selatan tersebut.

Besarnya populasi itu sempat mengakibatkan sejumlah insiden. Hal itu terungkap dari sebuah penelitian tahun 2022.

Hasil penelitian tersebut mengungkapkan jika mamalia itu menjadi penyebab utama serangan hewan yang berujung cedera atau kematian di negara tersebut.

Hewan yang terlihat jinak itu ternyata sangat berbahaya. Diperkirakan 500 orang tewas setiap tahunnya akibat serangan

Kuda Nil sendiri merupakan mamalia darat terbesar kedua setelah gajah, dengan bobot bisa mencapai 7.000 pon.

Para ahli menyebut, panjang tubuh mereka dapat mencapai 11 kaki dengan tinggi sekitar 5 kaki.

Kasus serupa juga pernah terjadi pada Mei 2023 di Malawi. Ketika itu seekor Kuda Nil menenggelamkan perahu yang mengakibatkan seorang anak meninggal serta lebih dari 20 orang hilang. (*)

Editor : Budhi Prasetya
#hilang #perahu #Tenggelam #serangan #kuda nil